Bank Sampah Jadi Garda Depan Atasi Krisis Sampah di Kalsel
- 07 Mei 2026 22:20 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID- Banjarmasin - Seiring dengan isu sampah yang ada di Kalimantan Selatan, Bank sampah saat ini sedang naik kelas lumayan booming ditengah keadaan lingkungan masyrakat bahkan isu sampah yang luar biasa bahkan ada beberapa TPA yang kena teguran bahkan sampai ditutup.
Pada saat inilah peran bank sampah amat luar biasa, karena teman - teman bank sampah ini secara sosial, yang kedua teman - teman bank sampah ini meedukasi terhadap masyarakat bagaimana sampah ini bisa menjadi nilai. Hal ini disampaikan oleh Direktur Bank Sampah Sekumpul Martapura, Dewi Heldayati, S.Pd pada acara Green Radio di RRI Pro 1 Banjarmasin Sabtu, 2 Mei 2026.
“Tentunya pemilahan ini tidaklah susah, bukan pada tempat sampah yang terpilah, tapi pada sampah yang dipilah," ucap Dewi Heldayati.
Dwi a mencontohkan, misalkan sudah dikumpulin itu sampah yang bisa ditabung, itu dikumpulkan, tidak harus tempat sampahnya yang berbeda, tapi sampahnya yang dikenali kemudian masyarakat yang paham, misalkan seperti botol kemudian seperti gelas yang sering terbuang sia - sia kemudian gelas minuman yang tidak terpakai itu bisa bernilai rupiah , hal ini lah peran bank sampah ini meedukasi masyarakat.
Dewi juga mengatakan mamun, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat. Kolaborasi antara pengelola, pemerintah, dan warga menjadi kunci agar gerakan bank sampah benar-benar “naik kelas” dan berkontribusi signifikan dalam mengatasi persoalan sampah di daerah.
“Terkadang kita sebagai umat yang beragama sebagai penganut ‘ kebersihan sebagian dari iman’ mengapa justru kita tidak perduli terhadap keadaan lingkungan, perihal bersih masyarakat pasti tahu, tetapi tentang pemilahan belum tentu semuanya tahu, proses pemilahan ini lah yang kita edukasi secara tidak henti.” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....