Upaya Sekolah Ciptakan Lingkungan Aman dari Gangster

  • 07 Mei 2026 21:36 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Maraknya fenomena gangster beberapa waktu ini dinilai semakin meresahkan, termasuk bagi lingkungan sekolah di Banjarmasin. Hal ini menjadi perhatian serius karena sebagian kelompok terindikasi melibatkan kalangan pelajar yang masih berstatus siswa aktif. Rabu, 6 Mei 2026.

Hal ini memunculkan kekhawatiran pada keamanan dan perkembangan karakter peserta didik di lingkungan pendidikan. Sekolah dituntut mengambil langkah preventif dalam mencegah siswa terlibat pada aktivitas negatif yang dapat merugikan diri sendiri atau orang lain.

Menanggapi hal tersebut, SMKN 4 Banjarmasin mengambil langkah pembinaan bagi siswa. Hal ini sejalan dengan kebijakan pendidikan yang tertuang dalam Permendiknas Nomor 6 Tahun 2026 tentang Sekolah Budaya Ramah dan Nyaman.

Program ini difokuskan pada pembentukan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung perkembangan karakter positif siswa. Disamping itu , sekolah juga terus memperkuat pengawasan pada aktivitas siswa baik di lingkungan sekolah atau di luar sekolah.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 4 Banjarmasin, Eka Lisdyawati, mengatakan pihak sekolah berupaya menciptakan sinergi antara lingkungan sekolah dan keluarga. Pengawasan bersama sangat penting dalam mencegah keterlibatan siswa dalam gangster.

“Kami mengkondisikan bahwa siswa kita terkondisi di lingkungan rumah maupun di lingkungan sekolah itu, kita ada kerja sama juga dengan pihak orang tua m. Jadi supaya ada timbal baliklah bagaimana cara menjaga anak-anak kita supaya terhindar dari maraknya gangster tersebut,” ujarnya

Selain melakukan pembinaan internal, SMKN 4 Banjarmasin juga menjalin kerja sama dengan Babinkamtibmas Polsek Banjarmasin Utara. Hal ini dilakukan untuk memantau kondisi keamanan masyarakat dan memperoleh informasi terkait potensi keterlibatan siswa.

Jika ditemukan adanya indikasi keterlibatan siswa dalam kelompok gangster, pihak sekolah akan segera melakukan pemanggilan dan pembinaan. Orang tua juga dilibatkan agar pengawasan dapat dilakukan secara berkelanjutan.

“Pendekatan yang diterapkan sekolah bersifat persuasif mengedepankan pembinaan karakter dan komunikasi yang baik. Langkah dilakukan agar siswa memahami risiko serta dampak negatif dari keterlibatan dalam kelompok gangster,” ucapnya.

Pihak sekolah berharap adanya kerja sama yang kuat antara sekolah dan orang tua dalam mengawasi dan membimbing siswa. Komunikasi dan koordinasi yang intensif, sekolah optimis dapat meningkatkan pembinaan dan mencegah siswa terlibat dalam aktivitas gangster di lingkungan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....