Bentengi Generasi dari ‘Badai Digital’! Ribuan Pelajar Serentak Khatam Al-Qur'an

  • 06 Mei 2026 10:43 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Sebanyak 6.738 siswa SD dan SMP se-Kota Banjarmasin mengikuti khataman Al-Qur’an massal yang digelar di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Rabu, 06 Mei 2026. Kegiatan ini sebagai langkah nyata membentengi generasi muda dari derasnya tantangan era digital.

Kegiatan yang dibuka Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Lukman Fadlun, ini diikuti oleh 5.789 siswa kelas VI SD dan 949 siswa kelas IX SMP dari seluruh penjuru kota. Dalam sambutannya, Lukman Fadlun menegaskan bahwa khataman massal ini bagian penting dari upaya membentuk generasi unggul yang berkarakter kuat.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Banjarmasin, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ada ribuan siswa SD dan SMP se-Kota Banjarmasin sebagai bagian dari upaya bersama membangun generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan berkarakter," ujarnya.

Di tengah ucapan selamat kepada seluruh peserta khataman atas capaian yang diraih, Ia mengingatkan bahwa khatam Al-Qur’an bukanlah garis akhir. Menurut Lukman, di tengah derasnya arus modernisasi dan digitalisasi, pendidikan berbasis nilai keagamaan menjadi benteng utama agar generasi muda tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kokoh secara moral dan spiritual.

"Kepada anak-anakku yang hari ini mengikuti khataman, bapak mengucapkan selamat dan turut bangga atas pencapaian kalian. Namun ingat, mengkhatamkan Al-Qur’an bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk terus membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh pihak menjadikan momentum khataman ini sebagai penguat tekad untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup di tengah dinamika kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. "Pemerintah Kota berkomitmen untuk terus mendukung berbagai upaya peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan keagamaan. Sinergi sangat diperlukan agar kita bersama-sama dapat mencetak generasi penerus yang unggul, berdaya saing, dan berakhlakul karimah," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Andri Azhari menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan investasi besar bagi masa depan generasi muda Banjarmasin. Andri menilai, di tengah gempuran informasi tanpa batas yang dibawa era digital, Al-Qur’an harus menjadi filter utama bagi generasi muda.

"Di tengah arus digitalisasi yang begitu keras, Al-Qur’an menjadi filter dan kompas bagi anak-anak kita. Ini adalah langkah konkret untuk memastikan pendidikan karakter di Kota Banjarmasin berjalan beriringan antara kecerdasan intelektual dan kemuliaan akhlak," jelasnya.

Ia juga menyebut tingginya jumlah peserta menjadi indikator keberhasilan pembelajaran baca tulis Al-Qur’an di sekolah-sekolah. Menurut Andri, capaian tersebut tak lepas dari kolaborasi seluruh guru Pendidikan Agama Islam tingkat SD dan SMP se-Kota Banjarmasin, dengan dukungan penuh Pemerintah Kota melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat.

"Jumlah peserta yang mencapai 6.738 siswa merupakan cerminan keberhasilan proses pembelajaran baca tulis Al-Qur’an di sekolah-sekolah kita di bawah naungan guru-guru PAI. Capaian ini lepas dari kolaborasi seluruh guru Pendidikan Agama Islam tingkat SD dan SMP se-Kota Banjarmasin dengan dukungan penuh Pemerintah Kota,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....