Kartini Banjarmasin ‘Turun Gunung’, Dari Panggung Inspirasi hingga Aksi Nyata

  • 22 Apr 2026 14:48 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Peringatan Hari Kartini di Kota Banjarmasin tahun ini tampil beda. Bukan sekadar seremoni, kaum perempuan justru “turun gunung” menunjukkan aksi nyata, mulai dari panggung inspirasi hingga gerakan peduli lingkungan dalam satu momentum kolaboratif lintas organisasi.

Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Neli Listriani, menegaskan bahwa peringatan ini menjadi bukti kuat sinergi perempuan dalam membangun peran strategis di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut melibatkan tiga organisasi besar, yakni PKK, GOW, dan DWP Kota Banjarmasin.

“Alhamdulillah kita bisa bersinergi. Perempuan di Banjarmasin terus berkarya dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” kata Neli, Rabu, 22 April 2026.

Tak hanya seremonial, kegiatan ini juga menghadirkan deretan perempuan inspiratif dari berbagai latar belakang. Mulai dari pengusaha sukses Sunarti hingga seniman yang dikenal sebagai mantan penyanyi japin, yang turut membagikan pengalaman dan motivasi kepada peserta.

Menurut Neli, semangat Hari Kartini harus dimaknai lebih dari sekadar peringatan tahunan. Ia menekankan pentingnya perempuan untuk terus bergerak maju dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Moto Ibu Kartini ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’ menjadi pengingat bahwa perempuan harus terus berkembang menuju hal-hal yang lebih baik. Maknya penting perempuan untuk terus bergerak maju dan beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ucapnya.

Yang paling mencuri perhatian, peringatan kali ini juga dirangkai dengan aksi nyata peduli lingkungan. Para pegiat sampah dan agen bank sampah dilibatkan untuk menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam pengelolaan limbah berkelanjutan.

Sebelumnya, TP PKK Banjarmasin telah aktif melakukan pemilahan dan pengolahan sampah menjadi produk bernilai guna. Salah satu inovasi yang disiapkan adalah kursi berbahan ecobrick yang rencananya akan ditempatkan di kawasan Taman Satwa Jahri Saleh.

“Salah satu inovasinya adalah kursi berbahan ecobrick. Rencananya akan ditempatkan di kawasan Taman Satwa Jahri Saleh,” ujarnya.

Tak berhenti di situ, edukasi juga menyasar generasi muda sejak dini. Neli yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD Banjarmasin bahkan mengajak anak-anak TK Pembina IV untuk terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.

“Ini simbol bahwa edukasi harus dimulai sejak dini. Harapannya mereka bisa tumbuh menjadi generasi emas di masa depan,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....