Pedagang Perlu Modal, Diberi Asuransi. Wakil Menteri UMKM Kunjungi Banjarmasin

  • 21 Apr 2026 12:43 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kunjungan kerja Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Helvi Moraza ke Kota Banjarmasin, Selasa, 21 April 2026, bukan sekadar agenda seremonial. Di Hall Pasar Sentra Antasari, Wamen turun langsung menemui pedagang, mendengar pujian, sekaligus keluhan nyata dari pelaku usaha kecil.

Di hadapan para pedagang, Helvi mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Banjarmasin yang menggandeng perbankan dalam memberikan proteksi asuransi kerusakan tempat usaha bagi 200 pedagang pasar. Namun, di balik apresiasi itu, persoalan klasik kembali mencuat: akses permodalan yang masih terasa sulit bagi pedagang kecil.

“Ini adalah wujud nyata arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai kolaborasi semua pihak. Negara harus hadir memberikan perlindungan agar UMKM memiliki ketenangan dalam berusaha,” kata Helvi kepada awak media.

Fajri, salah seorang pedagang Pasar Antasari, blak-blakan mengungkapkan hambatan yang dihadapi. Syarat jaminan dan riwayat pembayaran yang lama membuat pedagang kesulitan mendapatkan modal.

“Harapan kami, pedagang kecil seperti kita ini lebih dipermudah urusan di bank. Terkadang Mudah-mudahan ada kebijakan yang lebih ringan buat kami yang betul-betul ingin membesarkan modal usaha,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Helvi tak menampik masih adanya kendala di lapangan. Ia mengimbau pelaku UMKM untuk aktif berkomunikasi dengan dinas terkait maupun perbankan Himbara yang kini disebutnya lebih terbuka.

Di sisi lain, Helvi menegaskan fokus utama kementeriannya saat ini adalah memperluas akses pasar dan mempermudah pembiayaan. Ia bahkan mendorong Pemko Banjarmasin untuk segera melakukan klasterisasi UMKM agar ekosistem usaha lebih terarah.

“Ke depan, UMKM diarahkan menjadi penunjang ekosistem industri. Kami menargetkan sektor produksi mencapai 65 persen, karena sektor inilah yang paling banyak menyerap tenaga kerja dan angka pengangguran di semua tingkatan,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga pembangunan perumahan akan memprioritaskan UMKM sebagai pemasok bahan baku membuka peluang besar bagi pelaku usaha lokal. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Kota Banjarmasin, perwakilan Bank Indonesia, yang menyatakan komitmen untuk mendorong pertumbuhan UMKM di Kalimantan Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....