Harga Plastik Melonjak, Warga Mulai Beralih Gunakan Bakul Purun
- 21 Apr 2026 06:16 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kenaikan harga kantong plastik yang mencapai 20 hingga 40 persen di pasaran mulai mengubah perilaku belanja masyarakat di Kota Banjarmasin. Fenomena ini mendorong warga mencari alternatif lain guna menekan biaya pengeluaran harian yang kian membengkak.
Kondisi tersebut terlihat dari mulai maraknya penggunaan bakul purun oleh para ibu rumah tangga saat berbelanja di pasar tradisional. Salah satu warga, Hamdanah, mengaku sudah membiasakan diri membawa bakul dari rumah setiap hari.
"Saya setiap hari pakai bakul ke pasar karena memang lebih simpel dan kuat. Apalagi sekarang harga plastik makin mahal dan kalau dibuang juga lama hancurnya," ujarnya Minggu, 19 April 2026.
Menurutnya, penggunaan bakul purun jauh lebih efektif untuk membawa barang belanjaan dalam jumlah banyak tanpa takut rusak. Ia pun berharap pemerintah bisa memberikan dukungan nyata untuk memasifkan kembali penggunaan wadah tradisional ini.
"Kalau pemerintah bisa membagikan bakul satu-satu ke warga, tentu lebih baik lagi. Warga jadi lebih semangat mengurangi plastik kalau sudah ada wadahnya," ucapnya menambahkan.
Menanggapi fenomena tersebut, Pengamat Tata Kota dan Lingkungan, Dr. Eng. Akbar Rahman, menilai kenaikan harga plastik ini sebagai momentum yang tepat. Menurutnya, gejolak harga di pasar dapat menjadi pemicu bagi masyarakat untuk kembali ke budaya ramah lingkungan.
"Fenomena ini menjadi momentum bagi kita mencari alternatif lain. Kita harus mulai mengubah kebiasaan ketergantungan pada plastik sekali pakai karena dampaknya ke lingkungan sangat parah," katanya.
Akbar menjelaskan bahwa ketergantungan Indonesia terhadap bahan baku plastik selama ini kerap memicu masalah saat terjadi gejolak ekonomi. Dengan beralih ke wadah yang bisa dipakai berulang kali, masyarakat tidak akan lagi terdampak oleh fluktuasi harga plastik.
"Gunakan lagi wadah yang sudah ada atau bawa sendiri dari rumah saat berbelanja. Jika kebiasaan ini terbangun, pedagang juga diuntungkan karena tidak perlu lagi menyediakan dan membeli kantong plastik," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....