Kran Air Minum Dipakai Cuci Wadah, Dirut PAM Bandarmasih Ingatkan Ini:
- 16 Jun 2026 11:15 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Fasilitas kran air siap minum gratis yang disediakan PAM Bandarmasih di kawasan depan Balai Kota Banjarmasin diduga digunakan tidak sesuai peruntukannya. Sejumlah oknum warga bahkan disebut memanfaatkan fasilitas tersebut untuk mencuci peralatan dan kegiatan bersih-bersih lainnya.
Menanggapi hal itu, Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi, mengingatkan masyarakat agar menggunakan fasilitas tersebut sesuai fungsi utamanya. Yakni sebagai sarana penyedia air minum gratis bagi warga yang beraktivitas di kawasan Balai Kota dan Siring.
"Jangan digunakan untuk cuci piring, jangan digunakan untuk bersih-bersih. Ini adalah air siap minum yang memang disediakan untuk diminum. Mari manfaatkan sesuai fungsinya," kata Zulbadi, Selasa, 16 Juni 2026.
Menurutnya, keberadaan kran air siap minum tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PAM Bandarmasih. Tujuannya untuk memudahkan masyarakat memperoleh akses air minum bersih tanpa biaya.
"Tujuan kami membangun fasilitas ini agar masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan Balai Kota dan Siring dapat menikmati air minum siap konsumsi. Tanpa harus membeli air kemasan," ujarnya.
Zulbadi menjelaskan, lokasi pemasangan sengaja dipilih di salah satu titik dengan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi. Mulai dari warga yang berolahraga, berekreasi, hingga para pelaku UMKM yang beraktivitas setiap hari di kawasan tersebut.
Tak hanya memberikan kemudahan akses air minum, fasilitas itu juga menjadi bagian dari upaya mendukung program pengurangan sampah plastik sekali pakai di Kota Banjarmasin. Dengan tersedianya air siap minum gratis, masyarakat diharapkan dapat mengurangi penggunaan botol maupun gelas plastik sekali pakai yang berpotensi menambah volume sampah.
Namun, tujuan tersebut dinilai bisa terganggu apabila fasilitas justru dimanfaatkan untuk kebutuhan lain di luar peruntukannya. Karena itu, Zulbadi mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pedagang, pelaku UMKM, komunitas olahraga hingga pengunjung kawasan Balai Kota, untuk ikut menjaga fasilitas umum tersebut agar tetap bersih dan dapat dimanfaatkan secara optimal.
"Fasilitas ini milik bersama. Mari kita rawat dan gunakan sebagaimana mestinya agar manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Banjarmasin dalam jangka panjang," ucapnya.
Ia berharap kesadaran masyarakat terus meningkat sehingga kran air siap minum tersebut benar-benar menjadi solusi ramah lingkungan. Sekaligus mendukung terciptanya ruang publik yang bersih, nyaman, dan bebas dari sampah plastik.
"Kalau fasilitas ini dijaga dan dimanfaatkan dengan baik, manfaatnya akan sangat besar bagi masyarakat maupun lingkungan. Karena itu kami mohon dukungan semua pihak untuk menjaga fungsi kran air siap minum ini sebagaimana mestinya," ucap Zulbadi.
Keberadaan kran air minum milik PAM Bandarmasih yang dipasang di depan Balai Kota Banjarmasin menyita perhatian. Alih-alih digunakan untuk kebutuhan air minum, fasilitas ini justru digunakan sebagian warga untuk mencuci wadah dan peralatan jualan usai kegiatan yang digelar di panggung Balai Kota.
Fasilitas yang sejatinya disediakan untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat itu dinilai tidak digunakan sesuai peruntukannya. Kondisi itu menuai beragam tanggapan dari masyarakat yang menilai fungsi utama fasilitas air minum publik seharusnya dijaga agar tetap higienis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....