Sempat Mandek, Proyek Pulau Insan Digeber Lagi
- 20 Apr 2026 14:17 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Setelah sempat terhenti, proyek normalisasi sungai di kawasan Pulau Insan, Jalan Japri Zam Zam, akhirnya kembali dilanjutkan. Pengerjaan tahap awal kini difokuskan pada pembersihan dan pengerukan sungai sebagai langkah percepatan penataan kawasan.
Bahkan, proses tersebut turut dipantau langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menuntaskan proyek yang sempat tersendat itu. Kepala Bidang Sungai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Khairina Rahmi, menegaskan bahwa normalisasi menjadi prioritas utama saat ini.
“Untuk percepatan, kita lakukan normalisasi dulu. Sungai kita bersihkan, dikeruk, lumpur dan gulmanya kita pindahkan ke Pulau Insan untuk memperkuat struktur pulaunya,” katanya saat dikonfirmasi awak media, Senin, 20 April 2026.
Perempuan yang akrab disapa Emmy ini menjelaskan, material hasil pengerukan tidak dibuang percuma. Namun justru dimanfaatkan untuk memperkokoh daratan Pulau Insan agar tidak kembali longsor ke badan sungai.
“Material hasil pengerukan tidak kita buang. Nanti pinggir-pinggirnya kita pasang siring galam dulu supaya tidak jatuh lagi ke sungai,” ujarnya.
Diketahui, kawasan Pulau Insan memiliki luas sekitar 1,5 hektare dan dirancang tidak hanya sebagai kawasan tertata, tetapi juga memiliki fungsi strategis dalam pengendalian banjir. Untuk itu, tahap berikutnya akan difokuskan pada identifikasi kebutuhan infrastruktur di kawasan tersebut.
“Selanjutnya kita identifikasi mana saja yang belum memiliki siring, lalu kita buatkan DED-nya. Pak Wali juga minta kalau memungkinkan dibangun trotoar atau jalur di pinggir kawasan,” ucap Emmy.
Tak berhenti di situ, proyek ini juga menyasar peningkatan kapasitas sungai sebagai area retensi air. Mengingat saat ini kedalaman sungai masih tergolong dangkal akibat sedimentasi dan pertumbuhan gulma.
“Sekarang kedalaman masih sekitar 1,5 meter karena banyak gulma. Target kita minimal bisa sampai 3 meter,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....