Peringatan Hari Diabetes Momen Tingkatkan Kesadaran Masyarakat

  • 19 Apr 2026 21:56 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Penyakit diabetes menjadi perhatian serius karena berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat. Melalui peringatan Hari Diabetes, masyarakat diajak meningkatkan kesadaran terhadap bahaya penyakit ini sekaligus memahami pentingnya pencegahan serta pengelolaan yang tepat, Minggu, 19 April 2026.

Dokter umum, dr. Hairu Ramadhaniah, menyampaikan bahwa jumlah kasus diabetes terus mengalami peningkatan setiap tahun. Kondisi ini menunjukkan masih banyak masyarakat yang belum menyadari dirinya telah mengidap diabetes sehingga penanganan kerap terlambat dilakukan.

Sejumlah faktor risiko dapat memicu munculnya diabetes, di antaranya riwayat keluarga, kelebihan berat badan, kurangnya aktivitas fisik, serta pola makan tinggi gula yang umum dalam kehidupan sehari-hari. “Faktor-faktor ini sering dianggap sepele, padahal berkontribusi besar terhadap meningkatnya kasus diabetes,” ujarnya.

Ia menjelaskan, gejala awal diabetes kerap diabaikan karena dianggap sebagai keluhan biasa. “Gejalanya meliputi sering haus, sering buang air kecil, mudah lapar disertai penurunan berat badan tanpa sebab, cepat lelah, luka sulit sembuh, hingga gangguan penglihatan,” katanya.

Menurutnya, diabetes merupakan penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, tetapi bisa dikendalikan. “Pengelolaan melalui pola hidup sehat, konsumsi makanan bergizi seimbang, serta pemeriksaan rutin menjadi kunci agar penderita tetap dapat beraktivitas normal,” Katanya.

Sementara itu, salah seorang masyarakat, Rara, menilai kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan masih perlu ditingkatkan. Ia menekankan bahwa penerapan pola hidup sehat sejak dini sangat penting untuk mencegah penyakit tidak menular seperti diabetes.

“Sebagai manusia kita harus sadar pentingnya menjaga kesehatan, diabetes bisa datang tanpa disadari jika pola hidup kurang baik,” ujarnya. “Mulai sekarang biasakan makan sehat, rutin bergerak, dan cek kesehatan secara berkala agar tubuh tetap fit,” ucapnya.

Pihaknya berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan diri dengan menerapkan pola hidup sehat secara konsisten. “Edukasi berkelanjutan sangat penting untuk menekan angka kasus diabetes dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....