Sasar Puluhan Desa, BPBD Balangan Perkuat Mitigasi Bencana Mandiri

  • 18 Apr 2026 08:50 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Balangan - BPBD Kabupaten Balangan mempercepat penguatan kapasitas masyarakat melalui pembentukan 35 Desa Tangguh Bencana atau Destana pada tahun 2026. Langkah ini dilakukan melalui sinergi bersama DP3APPKBPMD Balangan guna memastikan setiap wilayah memiliki kemandirian saat menghadapi potensi bencana.

Koordinasi lintas sektor tersebut melibatkan perwakilan seluruh kecamatan untuk menyamakan persepsi mengenai konsep dan tahapan pemenuhan indikator ketangguhan. Kepala DP3APPKBPMD Balangan, Rahmadi, menegaskan kekuatan utama penanggulangan bencana berada pada kesiapan masyarakat di tingkat paling bawah.

“Bencana urusan bersama. Kalau desa sudah tangguh, maka kabupaten dan provinsi juga akan tangguh,” ujarnya Kamis lalu, 16 April 2026.

Pemerintah daerah menargetkan puluhan desa tersebut mampu memenuhi standar penilaian ketangguhan yang telah ditetapkan dalam katalog nasional. Selain penguatan kapasitas, juga dilakukan penyusunan rencana aksi mulai dari tahap sosialisasi hingga simulasi evakuasi mandiri di lapangan.

JF Analis Kebijakan BPBD Balangan, Ellita Riani, menjelaskan langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan program pembinaan agar sejalan dengan kriteria BNPB. Pihaknya fokus pada pemenuhan indikator agar setiap desa memiliki kesiapan logistik dan sumber daya manusia yang memadai.

"Ada tiga puluh lima Destana yang hadir. Tujuannya untuk memenuhi Indikator Penilaian Ketangguhan Destana dalam Katalog Ketangguhan BNPB," katanya.

Program pembinaan ini nantinya tidak hanya berhenti pada rapat koordinasi, namun akan berlanjut pada aksi nyata di tingkat desa. Hal tersebut mencakup pemetaan ancaman wilayah hingga penyusunan rencana tanggap darurat yang dapat dijalankan secara mandiri oleh warga.

"Rakor juga menyusun rencana aksi pembinaan, mulai dari sosialisasi, penguatan kapasitas. Serta melakuka simulasi evakuasi," ucapnya.

Melalui sinergi antarlembaga ini, pemerintah berharap seluruh pemangku kepentingan berkomitmen mendukung pemenuhan kebutuhan anggaran maupun logistik kebencanaan. Penguatan ini dinilai penting agar risiko dampak bencana di wilayah Kabupaten Balangan dapat ditekan secara signifikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....