Mewariskan Ilmu dan Akhlak kepada Anak, Fondasi Moral Seumur Hidup
- 08 Apr 2026 19:23 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Pendidikan anak tidak hanya sebatas memberikan keterampilan akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebajikan dan spiritual sebagai pondasi moral seumur hidup. Hal ini disampaikan Ustaz H. Samdani, M.Fil.I, dalam acara Kuliah Subuh RRI Pro1 Banjarmasin, Rabu, 8 April 2026.
Menurut Ustaz Samdani, Islam menekankan kewajiban orang tua untuk mewariskan ilmu dan akhlak yang baik kepada anak, sebagaimana tercermin dalam Al-Qur’an dan hadis. Ilmu yang bermanfaat merupakan salah satu warisan paling berharga yang dapat diberikan kepada generasi muda.
Ia menjelaskan, Rasulullah Saw. bersabda bahwa ketika seseorang meninggal dunia, amal jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya tetap menjadi bekal yang terus mengalir. Hal ini menunjukkan bahwa penanaman ilmu dan akhlak tidak hanya berdampak pada anak, tetapi juga menjadi pahala bagi orang tua.
“Ilmu dan akhlak yang ditanamkan sejak kecil akan membentuk karakter anak,” ujarnya. “Sehingga kelak mereka akan tumbuh menjadi generasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan agama.”
Praktik mewariskan nilai kebajikan dapat dimulai sejak dini, seperti mengajarkan shalat, membaca Al-Qur’an, berperilaku jujur, menghormati orang tua, dan menolong sesama. Orang tua juga dianjurkan menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari karena anak belajar lebih banyak dari tindakan daripada kata-kata.
Ustaz Samdani menegaskan pentingnya konsistensi orang tua dalam mendidik anak, seperti bersabar dan selalu mengingatkan dengan hikmah. Dengan cara ini, mewariskan ilmu dan nilai kebajikan menjadi investasi spiritual yang tak ternilai bagi masa depan anak dan kemaslahatan umat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....