TNI Pemko Banjarmasin Turun Tangan, Jembatan Perintis Garuda Akhirnya Dibangun!

  • 06 Apr 2026 13:42 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Setelah bertahun-tahun dikeluhkan warga, pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kelurahan Basirih akhirnya terwujud, melalui sinergi antara TNI dan Pemko Banjarmasin. Prosesi ground breaking yang digelar oleh Kodim 1007/Banjarmasin menjadi bagian dari program serentak di wilayah Kodam XII/Tambun Bungai melalui koordinasi Korem 101/Antasari, yang menyasar daerah-daerah dengan akses sulit, Senin 6 April 2026.

Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus, menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat. Pihaknya ingin memastikan akses pendidikan, pelayanan publik, dan distribusi logistik menjadi lebih lancar

“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini adalah hasil kolaborasi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat. Kami ingin memastikan akses pendidikan, pelayanan publik, dan distribusi logistik menjadi lebih lancar,” katanya.

Ia menyebutkan, total ada 16 titik pembangunan infrastruktur di wilayahnya, terdiri dari 8 jembatan gantung dan 8 jembatan beton yang difokuskan di kawasan terpencil. Di Banjarmasin sendiri, Basirih menjadi prioritas utama. Kondisi jembatan lama yang rusak parah dan membahayakan warga menjadi alasan percepatan pembangunan.

Dandim 1007/Banjarmasin, Kolonel CZI Slamet Riyadi, menyebut jembatan ini merupakan akses vital yang setiap hari dilalui warga, terutama anak-anak sekolah.Dengan kondisi tanah rawa yang menantang, pihaknya memastikan konstruksi dilakukan dengan perhitungan matang agar tetap kokoh dan aman.

“Kami targetkan pengerjaan sekitar tiga bulan. Namun diupayakan bisa lebih cepat agar segera dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, H. M Yamin HR, mengungkapkan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat atas dukungan pembangunan tersebut.Ia menambahkan, jembatan sepanjang 74 meter dengan lebar 2 meter ini akan menjadi penghubung vital antara Banjarmasin dan Kabupaten Banjar, khususnya wilayah Aluh-Aluh.

“Hari ini Kota Banjarmasin bersama TNI melaksanakan ground breaking pembangunan jembatan gantung yang menjadi akses penting masyarakat. Ini jalur penting bagi aktivitas warga, termasuk anak-anak yang bersekolah yang diharapkan pembangunan seperti ini terus berlanjut, karena kebutuhan jembatan di Banjarmasin masih sangat banyak,” ucapnya.

Di sisi lain, kebahagiaan tak bisa disembunyikan warga. Khusaini, salah satu warga Basirih, mengaku sudah puluhan tahun menanti pembangunan jembatan tersebut. Ia bahkan menggambarkan kondisi jembatan lama yang sangat memprihatinkan.

“Kalau dilewati itu goyang-goyang, bahkan beberapa kali sempat rubuh yang berani lewat cuma yang nekat saja. Alhamdulillah, masyarakat di sini sangat senang sekali, jembatan ini sudah lama dinanti, terutama untuk anak-anak sekolah,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....