Pasis Sesko TNI AU Kaji Penanganan Karhutla, Pemko Banjarmasin Diminta Buka Data
- 03 Sep 2026 15:15 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Selatan menjadi perhatian Perwira Siswa Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (Pasis Sesko TNI AU) angkatan ke-65. Hal itu mengemuka dalam kunjungan kerja Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Pasis Sesko TNI AU ke Pemerintah Kota Banjarmasin yang berlangsung di Aula Kayuh Baimbai, Kamis, 3 September 2026.
Kegiatan tersebut difokuskan pada pengumpulan data dan investigasi terkait manajemen penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan. Banjarmasin menjadi salah satu lokus untuk melihat secara langsung pola penanganan, koordinasi lintas sektor, hingga dampak Karhutla terhadap masyarakat.
Rombongan dipimpin Paban I/Rendik Ditdik Seskoau TNI AU Kolonel Pnb Mohammad Sugiyanto selaku koordinator penanggulangan Karhutla. Mereka diterima Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda, bersama jajaran Forkopimda dan SKPD terkait.
Ananda menegaskan, Karhutla bukan persoalan yang bisa ditangani satu instansi. Karena itu, diperlukan data yang terbuka dan gambaran menyeluruh mengenai kondisi di lapangan.
"Kami menyambut hangat kedatangan Pasis Sesko TNI AU dalam upaya menganalisa permasalahan Karhutla. Kita tahu keadaan Karhutla ini menjadi tantangan serius yang memerlukan penanganan lintas sektor," ujar Ananda.
Menurutnya, kajian yang dilakukan Pasis Sesko TNI AU diharapkan tidak berhenti pada kepentingan akademis. Hasilnya harus mampu memberikan gambaran mengenai kondisi Karhutla, dampak sosial-ekonomi, serta efektivitas koordinasi antarlembaga di daerah.
Ananda juga meminta seluruh SKPD terkait memberikan data secara terbuka kepada tim Sesko TNI AU. Ia berharap pengumpulan data tersebut dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan TNI dalam menghadapi ancaman kebencanaan, khususnya Karhutla yang setiap tahun menjadi persoalan di Kalimantan Selatan.
"Mudah-mudahan seluruh data yang diperlukan dapat diperoleh dengan baik serta dapat semakin memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah Kota Banjarmasin. Khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan kebencanaan," ucap Ananda.
Sementara itu, Kolonel Pnb Mohammad Sugiyanto mengatakan kolaborasi antara unsur militer dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam membangun strategi penanggulangan bencana. Menurutnya, kegiatan KKDN tersebut juga merupakan bagian dari upaya membentuk perwira yang mampu membaca persoalan nasional secara strategis.
"Sebagai lembaga pendidikan tertinggi di TNI AU, kami membina para pasis untuk berpikir strategis. Selain itu mampu menganalisis permasalahan nasional secara lebih mendalam," ujar Sugiyanto.
Dalam pelaksanaannya, tim Sesko TNI AU tidak hanya melakukan penyuluhan kepada masyarakat. Mereka juga mendatangi sejumlah instansi teknis di lingkungan Pemko Banjarmasin untuk menggali data konkret terkait penanganan Karhutla, yang akan dianalisis sebagai bahan penyusunan kajian strategis.
"Ini jadi salah satu program KKDN para pasis, data yang kami kumpulkan nantinya akan dianalisis setiap malam untuk disusun menjadi produk strategis berupa naskah kajian maupun jurnal. Diharapkan dapat menjadi masukan bagi pembuat kebijakan di tingkat daerah maupun pemerintah pusat," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....