Stok Beras Jawa Masih Kosong di Pasaran Banjarmasin
- 05 Apr 2026 18:59 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Stok beras Jawa di tingkat distributor jaringan pendukung pangan masih mengalami kekosongan. Kondisi ini sudah terjadi sejak sebelum bulan puasa hingga sekarang.
Salah satu distributor Toko Adi Ntalu, Adi mengungkapkan sejumlah jenis beras favorit masyarakat seperti lopo ijo, melon, dan lahap mulai sulit ditemukan di pasaran. Hal tersebut juga menjadi salah satu faktor kenaikan harga dalam beberapa waktu terakhir.
“Beras Jawa seperti lopo ijo, melon, dan lahap yang banyak diminati masyarakat itu barangnya kayak menghilang dari pasaran. Ada beberapa merek lain tapi ya sangat terbatas,” ujarnya, Kamis 2 April 2026.
Adi menjelaskan, kenaikan harga cukup signifikan terjadi dalam waktu singkat. Sebelumnya harga beras Jawa di kisaran Rp82 ribu sampai Rp83 ribu per 5 kilogram, sekarang sudah naik menjadi Rp87 ribu.
“Beras Jawa lopo ijo, dulu kami menjual dengan harga Rp82 ribu sampai Rp83 ribu per 5 kilogram, sekarang jadi Rp87 ribu. Itu pun tidak ada lagi barangnya,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa kekosongan stok menjadi faktor utama lonjakan harga tersebut. “Barang sudah kosong sejak sebelum puasa, sampai sekarang belum ada pasokan yang stabil,” ucapnya.
Sementara itu, hal ini juga dirasakan salah seorang warga Banjarmasin, Ita, yang merasa kesulitan mencari beras Jawa. Bahkan di toko retail modern yang biasanya tersedia beras Jawa ukuran 5 kilogram, kini juga kosong.
“Iya susah banget cari beras Jawa, bahkan di toko-toko retail modern juga kosong. Untuk mengkonsumsi sehari-hari memang beras Jawa sih dari kecil juga, jadi kurang suka kalau pakai beras lokal,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....