Harga Plastik Naik, Berdampak pada Sektor Kuliner di Banjarmasin

  • 03 Apr 2026 22:06 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kenaikan harga kemasan plastik yang mencapai hingga 40 persen mulai berdampak pada biaya operasional usaha kuliner di Kota Banjarmasin. Para pelaku usaha kini menghadapi pilihan sulit antara menaikkan harga jual atau menanggung pembengkakan modal.

Mira, seorang pemilik rumah makan, mengaku sangat terdampak karena hampir seluruh kebutuhan dagangannya memerlukan plastik. Mulai dari plastik ukuran kecil untuk sambal hingga kantong kresek kini mengalami kenaikan harga modal yang cukup terasa.

"Agak khawatir juga sebenarnya, mau menaikkan harga jualan tapi sekarang saja kondisinya sudah sepi. Takutnya kalau harga dinaikkan, pelanggan malah semakin berkurang," ujarnya kepada RRI, Jumat, 2 April 2026.

Data di lapangan menunjukkan perlengkapan plastik seperti tempat nasi, tempat sambal, hingga sendok plastik rata-rata naik antara Rp2 ribu hingga Rp4 ribu per item. Seperti harga kantong plastik besar yang menjadi kebutuhan wajib pelaku usaha kuliner, kini naik dari Rp11 ribu menjadi Rp15 ribu per pak

Kondisi serupa juga dirasakan oleh Alva, pemilik usaha katering, yang kini harus lebih teliti dalam mengatur pengeluaran modal. Ia menyebut kenaikan harga plastik ini sangat berpengaruh pada perhitungan harga paket makanan yang ia jual.

"Karena harga barang yang serba naik, jadinya cukup sulit mengatur harga jual. Selain itu, kita juga akhirnya harus memangkas beberapa keperluan karena harganya sudah naik," ucapnya.

Demi menjaga keberlangsungan usaha kateringnya, Alva terpaksa melakukan penyesuaian pada porsi hidangan yang diberikan. Hal ini ia lakukan agar biaya kemasan yang mahal dapat tertutupi tanpa harus menaikkan harga jual secara drastis.

"Sekarang penyesuaian porsi yang kita lakukan. Jadi seperti nasi dan ayam, itu kita sesuaikan porsi dan ukurannya," katanya.

Meski telah melakukan berbagai strategi untuk bertahan, para pengusaha kuliner ini tetap merasa khawatir dengan kondisi harga yang tidak menentu. Dengan kondisi daya beli masyarakat yang sedang menurun, dikhawatirkan akan semakin memperburuk keadaan jika harga plastik tidak kunjung stabil.

Mereka berharap agar harga kemasan di pasaran dapat segera kembali normal dan terjangkau seperti semula. Stabilitas harga sangat dinantikan demi menjaga keberlangsungan usaha mikro di Kota Banjarmasin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....