Menanti Akhir Kabel Semrawut di Banjarmasin, Sistem “Lubang Bersama” Mencuat

  • 30 Mar 2026 14:07 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pemandangan kabel semrawut yang selama “menghiasi” wajah Kota Banjarmasin akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota. Penertiban kabel udara yang selama ini merusak estetika kota mulai dimatangkan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Dinas Kominfotik dan pihak provider turun melakukan peninjauan di Lambung Mangkurat, Senin, 30 Maret 2026. Kepala Dinas PUPR Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah, menegaskan peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi intensif bersama.

“Ini adalah langkah awal kami bersama lintas SKPD, termasuk Diskominfo, melakukan mitigasi lapangan untuk menentukan titik-titik yang bisa dijadikan jalur penataan. Targetnya jelas, kabel-kabel yang selama ini di atas akan kita turunkan ke bawah,” kata Suri.

Tak sekadar wacana, Pemko Banjarmasin telah menyiapkan konsep penataan modern melalui sistem “lubang bersama” atau ducting terpadu di bawah tanah. Sistem ini memungkinkan seluruh provider menggunakan satu jalur yang sama, sehingga tidak lagi ada tiang dan kabel yang menumpuk di atas jalan.

“Lubang bersama ini nantinya menjadi akses kabel menuju pelanggan. Jadi tidak lagi masing-masing provider membuat jalur sendiri. Semua terintegrasi dan lebih rapi,” ujarnya.

Penataan akan dilakukan secara bertahap dalam tiga fase. Tahap awal difokuskan di sepanjang Jalan Lambung Mangkurat, kemudian berlanjut ke Jalan Pangeran Samudra hingga kawasan Hasanuddin H. M titik-titik yang selama ini dikenal padat aktivitas sekaligus dipenuhi kabel udara.

Meski sejumlah provider memperkirakan pengerjaan dapat memakan waktu hingga tiga bulan, pihak PUPR menegaskan bahwa timeline final masih akan dibahas lebih lanjut dalam pertemuan lanjutan pekan depan. “Senin depan kita akan bahas lebih detail, termasuk menentukan lokasi lubang keluar dan timeline pengerjaan. Ini harus disepakati bersama agar berjalan efektif,” ucap Suri.

Salah satu perwakilan Provider, Harun, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh langkah penataan tersebut. Mulai survei hingga nanti ke tahap akhir, pihaknya akan lakukan penurunan dan perapian jalur.

“Kita sangat menyambut baik program ini. Targetnya jelas, tidak ada lagi kabel udara, semua fiber optik akan ditata di bawah tanah,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....