Peningkatan Ibadah Tak Hanya saat Ramadan

  • 25 Mar 2026 08:58 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Peningkatan ibadah tidak hanya dilakukan selama bulan Ramadan, tetapi perlu berlanjut pada bulan-bulan berikutnya, termasuk dalam ibadah sosial. Hal ini disampaikan oleh Ustaz H. Muhammad, Lc., M.H.I., dalam program Hikmah Subuh RRI Pro4 Banjarmasin, Rabu, 25 Maret 2026.

Ia mengatakan, Ramadan memiliki esensi berupa pengendalian diri, rasa syukur, dan kedekatan dengan Allah Swt yang harus dijaga secara berkelanjutan. Hal ini penting agar kehidupan tetap seimbang dan tidak terjebak dalam kepentingan duniawi semata.

Menurutnya, sepuluh malam terakhir Ramadan menghadirkan kemuliaan yang mendorong peningkatan semangat ibadah di tengah masyarakat. Namun, bagi sebagian profesi, menjaga ketertiban, kedamaian, serta menjalankan tugas pelayanan juga merupakan bentuk ibadah yang utama.

“Misalnya petugas keamanan seperti polisi atau satpam, dengan menjaga keamanan dan ketertiban akan mendapatkan pahala dari orang-orang yang dapat beribadah dengan tenang,” ujarnya. “Jadi tidak perlu khawatir meskipun harus bekerja pada sepuluh malam terakhir Ramadan.”

Ustaz H. Muhammad menjelaskan bahwa nilai pahala suatu pekerjaan di sisi Allah Swt sangat besar jika dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ibadah tidak hanya terbatas pada hubungan dengan Allah (habluminallah), tetapi juga mencakup hubungan antarsesama manusia (habluminannas).

Ia mengingatkan bahwa jika seseorang tidak sempat menuntaskan amalan tertentu, seperti membaca Al-Qur'an, tidak perlu berkecil hati. Selama pekerjaan dilakukan untuk kemaslahatan publik, nilai pahala dan kebaikan tetap akan diperoleh di sisi Allah Swt.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....