Ribuan Jemaah Salat Idulfitri Padati Masjid Jami Banjarmasin
- 21 Mar 2026 08:25 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Ribuan jemaah memadati Masjid Jami Banjarmasin untuk mengikuti Salat Idulfitri pada Sabtu pagi, 21 Maret 2026. Pelaksanaan berlangsung khidmat dengan khatib Prof. Dr. H. Mujiburrahman, M.A., imam Ust. H. Gt. Muhammad Fauzan, S.H.I., serta muadzin Ust. Husnul Yakin, S.Pd.
Salat Id dimulai pukul 07.30 Wita dengan pengaturan saf yang tertib oleh panitia. Sejak pagi, jemaah telah berdatangan untuk mendapatkan tempat di dalam maupun di halaman masjid.
Dalam khotbahnya, Prof. Dr. H. Mujiburrahman, M.A., mengajak jemaah merenungkan perbedaan Ramadan dan Idulfitri tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menilai perubahan waktu dan kondisi sosial harus disikapi dengan peningkatan kualitas iman dan akhlak.
“Yang sudah pasti, usia kita lebih tua dari tahun lalu,” ujarnya. “Masyarakat kita pun terus berubah, akan tetapi nilai akhlak mulia yang diajarkan agama senantiasa menjadi pedoman hidup.”
Ia menyampaikan, Al-Qur’an menegaskan bahwa suka dan duka, baik dan buruk, bahkan hidup dan mati merupakan ujian keimanan. Hal tersebut, menurutnya, menentukan kualitas diri setiap individu di hadapan Allah Swt.

Khatib juga mengutip firman Allah dalam Surah Al-Ankabut ayat 57, bahwa setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian dan akan kembali kepada-Nya. Ia menegaskan pentingnya bersyukur saat menerima nikmat dan bersabar ketika menghadapi musibah.
“Setiap bulan Ramadan kita senantiasa diingatkan bahwa puasa diwajibkan agar kita mencapai derajat takwa,” ucapnya. “Yaitu kemampuan menjaga diri dari kejatuhan moral atau kerusakan akhlak.”
Ia mengajak jemaah merefleksikan nilai-nilai selama berpuasa, seperti kejujuran, kesabaran, serta pengendalian diri dari keserakahan. Selain itu, ia menekankan pentingnya memperkuat hubungan spiritual dengan Allah Swt.
“Kesuksesan atau kegagalan puasa Ramadan akan tampak pada sikap dan perilaku setelah Idulfitri,” ujarnya.
Menutup khotbahnya, Prof. Mujiburrahman mendoakan agar umat Islam senantiasa memperoleh taufik dan hidayah. Ia berharap masyarakat mampu menjadi pribadi yang bertakwa, bersyukur atas nikmat, sabar menghadapi ujian, serta menjaga kualitas ibadah dan hubungan spiritual kepada Allah Swt.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....