Bahaya Iri dan Dengki dalam Hati Manusia
- 20 Mar 2026 19:35 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Allah Swt menciptakan Nabi Adam as dan memberinya ilmu pengetahuan, kemudian memerintahkan malaikat dan iblis untuk bersujud kepadanya. Sujud tersebut merupakan bentuk penghormatan karena Nabi Adam dipilih menjadi pemimpin di bumi berbekal ilmu yang dimilikinya.
Hal tersebut disampaikan oleh Ustaz Muhammad Abrar, S.Th.I., M.S., dalam program Hikmah Subuh RRI Pro4 Banjarmasin, Rabu, 18 Maret 2026. Ia menjelaskan bahwa iblis menolak bersujud karena kesombongan yang dimilikinya.
Menurutnya, kesombongan tersebut membuat iblis lalai bahwa perintah sujud berasal langsung dari Allah Swt. Sikap ini kemudian menjadi asal mula munculnya sifat iri dan dengki yang dapat mengotori hati manusia.
“Iri dan dengki ini ada sebutannya, yaitu SMS,” ujar Ustaz Muhammad Abrar. “SMS berarti Senang Melihat orang Susah dan Susah Melihat orang Senang.”
Ia menguraikan bahwa tanda-tanda iri dan dengki antara lain merasa diri paling baik, paling senior, atau paling berhasil dibandingkan orang lain. Sifat ini kerap muncul ketika seseorang merasa hidupnya stagnan, sementara orang lain yang memulai dari titik yang sama justru lebih sukses.
“Iri dengki itu seperti kayu yang dilalap api hingga habis dan musnah,” ucapnya. “Artinya, sifat tersebut dapat menghapus pahala dan kebaikan yang telah kita lakukan.”
Menurutnya, perumpamaan tersebut menunjukkan betapa berbahayanya penyakit hati ini karena mampu menghapus amal kebaikan seseorang. Oleh karena itu, umat Islam diingatkan untuk menjauhi sifat iri dan dengki dalam kehidupan sehari-hari.
Ustaz Muhammad Abrar juga mengingatkan pentingnya bersikap ikhlas menerima ketentuan rezeki dari Allah Swt yang telah diatur bagi setiap hamba-Nya. Selain itu, ia menekankan agar umat Islam lebih mengedepankan kolaborasi dan saling tolong-menolong dalam kebaikan serta takwa, daripada memelihara rasa iri terhadap pencapaian orang lain.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....