Gusti Iskandar Soroti Tingginya Peredaran Narkotika Kalsel
- 15 Mar 2026 22:33 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah masih menyoroti tingginya peredaran narkotika di Kalimantan Selatan. Ia menyebut, berdasarkan sejumlah data, Kalsel termasuk dalam lima besar daerah provinsi dengan tingkat penyebaran narkotika tertinggi di Indonesia.
Oleh sebab itu, sebagai wakil rakyat, Ia terus menggencarkan sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 8 Tahun 2023 tentang fasilitasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika, prekursor narkotika, dan psikotropika. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika.
Gusti Iskandar menegaskan bahwa sosialisasi perda sangat penting untuk memperkuat peran masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan narkotika, khususnya di kalangan generasi muda. “Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin peduli dan ikut berperan dalam mencegah penyebaran narkotika,” ujar Gusti Iskandar saat kegiatan sosper di Hotel Treepark, Banjarmasin, Minggu 15 Maret 2026.
Politisi Partai Golkar itu menilai tingginya aktivitas ekonomi di Kalimantan Selatan, terutama pada sektor perkebunan dan pertambangan, turut memengaruhi meningkatnya peredaran narkotika di daerah tersebut. Menurutnya, kondisi itu perlu menjadi perhatian bersama agar pertumbuhan ekonomi tidak berdampak negatif bagi masyarakat.
“Pertumbuhan ekonomi harus memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan malah diikuti dengan meningkatnya peredaran narkotika,” katanya. Ia juga mengajak masyarakat Banua, untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak kehidupan sosial.
Di sisi lain, Gusti Iskandar juga mendorong pemerintah menyediakan fasilitas rehabilitasi yang lebih terjangkau bagi masyarakat. Dengan adanya fasilitas rehabilitasi, menurutnya dapat membantu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
“Kami juga mendorong sesegera mungkin untuk menyediakan fasilitas rehabilitasi sendiri di Kalsel,” ucapnya. Lebih lanjut, Ia turut mengapresiasi kinerja aparat kepolisian dan Badan Narkotika Nasional yang terus mengungkap berbagai kasus narkotika di Kalimantan Selatan serta berharap sinergi antarinstansi semakin diperkuat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....