Sempat Mengalami Kekosongan Stok, Harga Cabai di Pasar Antasari Makin Naik

  • 06 Mar 2026 09:15 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Harga Cabai di Sejumlah toko Pasar Sentra Antasari masih mengalami kenaikan. Kenaikan ini terjadi pada beberapa jenis cabai yang Sempat Mengalami Kekosongan Stok Persediaan.

Saat ditemui RRI di Pasar Sentra Antasari, Pedagang Cabai, Aulia mengatakan harga cabai yang mengalami kenaikan adalah cabai tiung yang semula dijual 60ribu perkg, kini menjadi 75ribu perkg. Selain itu, harga Cabai merah besar dan hijau besar juga mengalami kenaikan.

“Per hari ini harga cabai tiung merah disini ada kenaikan, harga cabai hijau juga ada naik. Untuk barang yang naik ini persediaan mengambil dari jawa,” katanya, Kamis, 5 Maret 2026.

Sebelumnya persediaan cabai sendiri sempat mengalami kekosongan, sehingga membuat tokonya tidak buka, karena barang yang akan dijual tidak tersedia. Untuk saat ini, stok persediaan cabai sudah ada namun tidak begitu banyak, hanya untuk beberapa hari kedepan.

“Iya kemarin ada kosong selam 4 hari ke belakang, jadi ya toko tutup siang karena tidak ada yg dijual. Untuk stok sendiri ambil dari jawa, terus yang tersedia disini dari lokal saja tapi ya lumayan lebih tinggi harganya,” ujarnya.

Aulia menambahkan, adanya kenaikan dari pemasok membuat tokonya tidak berani mengambil stok persediaan tersebut. Menurutnya, hal ini bisa menyebabkan harga yang dijual di tokonya bisa melesat lebih tinggi.

“Kemarin katanya itu ada kenaikan harga dari pemasok, jadi mungkin karena takutnya harga disini makin naik, jadi minta stop dulu ke pemasoknya,” katanya.

Kenaikan harga yang terjadi saat ini membuat pembeli hanya berani membeli cabai secukupnya. Seperti Halimah, yang memilih membeli cabai campur denga jumlah yang lebih sedikit dari biasanya.

“Beli cabai dicampur ada tiung, cabai besar, tapi sedikit aja beli 10rb,” ucapnya.

Ia menambahkan, dirinya tetap rutin membeli cabai di pasar untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Tetapi ia tetap mempertimbangkan jumlah yang dibeli.

“Rutin belinya, tapi sedikit-sedikit aja belinya buat masak-masak di rumah. Untuk kebutuhan rumah tangga aja” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....