ULM Dorong Ekonomi Hijau lewat Budidaya Mangrove Kotabaru
- 28 Feb 2026 15:10 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Kotabaru – Kesiapan ribuan bibit mangrove menjadi fokus utama dalam visitasi Rektor Universitas Lambung Mangkurat ke Kabupaten Kotabaru pada 25–27 Februari 2026. Dalam kunjungan tersebut, Prof. Ahmad Alim Bachri meninjau langsung pengelolaan mangrove yang dikembangkan kampus bersama masyarakat sebagai bagian dari program ekonomi hijau.
Didampingi tim dan pengelola Koperasi Berkah Wasaka Mandiri, rombongan bergerak menuju Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar untuk memantau sejumlah titik lokasi. Pemantauan dilakukan di Desa Tanjung Sungkai, Tanjung Pelayar, Oka-Oka, dan Teluk Tamiang guna memastikan pengelolaan kawasan berjalan optimal.
Di Desa Tanjung Sungkai, rombongan meninjau bibit mangrove hasil budidaya yang telah disiapkan untuk penanaman lanjutan. Bibit tersebut merupakan hasil sinergi ULM dengan masyarakat setempat sejak pertengahan 2024 setelah koperasi memperoleh Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) seluas sekitar 611 hektare.
Kawasan tersebut tidak hanya difungsikan sebagai area rehabilitasi mangrove, tetapi juga dikembangkan untuk mendukung penyerapan karbon, perikanan, hingga wisata edukasi. Rektor ULM menegaskan bahwa pengelolaan mangrove yang terstruktur merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi terhadap keberlanjutan lingkungan.
“Melalui budidaya mangrove ini, Universitas Lambung Mangkurat berkontribusi nyata dalam mendukung kebijakan ekonomi hijau pemerintah serta pencapaian SDGs dan pelestarian lingkungan hidup untuk generasi mendatang,” ujarnya saat visitasi.
Ia menambahkan, pengembangan mangrove mendukung kebijakan ekonomi hijau pemerintah serta pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Program ini diharapkan mampu menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir.
ULM juga merencanakan pembangunan laboratorium mangrove tropis Indonesia di Kotabaru sebagai pusat riset dan kolaborasi ilmiah. Laboratorium tersebut diharapkan menjadi pusat kajian berbagai disiplin ilmu untuk mencari solusi atas persoalan lingkungan global.
“Kami berharap, kawasan mangrove yang dikelola Universitas Lambung Mangkurat dapat menjadi pusat penelitian bagi berbagai pakar keilmuan untuk memberikan solusi atas berbagai persoalan lingkungan hidup global saat ini,” ujar Rektor.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....