Balai POM Tabalong dan Pemkab Balangan Perkuat Program Nasional Keamanan Pangan

  • 27 Feb 2026 22:33 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Balangan - Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Tabalong bersama Pemerintah Kabupaten Balangan melaksanakan advokasi Program Nasional terkait Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, dan Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan. Kegiatan ini digelar di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Paringin Selatan, Kamis, 26 Februari 2026.

Advokasi tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam menjamin keamanan pangan bagi masyarakat.

Akhmad Fauzi menyampaikan apresiasi kepada BPOM RI melalui Balai POM di Tabalong atas pelaksanaan advokasi keamanan pangan di Balangan. Ia menilai program ini sangat penting dalam mendukung agenda nasional di bidang kesehatan masyarakat.

"Dengan tiga program nasional ini, kita ingin agar generasi muda terhindar dari pangan berbahaya sehingga bisa tumbuh produktif di masa depan," ujarnya.

Ia berharap Kabupaten Balangan dapat menjadi daerah dengan masyarakat yang sehat dan pangan yang aman. Selain itu, kualitas hidup serta kesejahteraan masyarakat juga diharapkan semakin meningkat melalui program tersebut.

Sementara itu, Kepala Balai POM Tabalong, Taufiqurrohman, menyampaikan tiga program tersebut merupakan pilar utama perekonomian sekaligus ruang interaksi masyarakat. Menurutnya, sektor tersebut memiliki potensi risiko keamanan pangan apabila tidak dikelola dengan baik.

"Ke depan, seluruh hasil kegiatan akan direkap dan menjadi data dukung menuju kabupaten/kota pangan aman. Mudah-mudahan Kabupaten Balangan bisa memperoleh hasil optimal dan mampu menjaga masyarakat dari berbagai risiko keamanan pangan di lini-lini tersebut," katanya.

Hingga saat ini, sudah ada desa yang disasar untuk menjadi Desa Pangan Aman, yakni Desa Balida. Selanjutnya, program serupa juga akan menyasar satu pasar dan dua sekolah yang diproyeksikan sebagai sekolah pangan aman.

Taufiqurrohman menambahkan setelah advokasi tersebut, pihaknya akan membentuk kader-kader keamanan pangan. Kader tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat dalam meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pangan yang aman.

"Kita akan membentuk kader dan membekalinya dengan pengetahuan serta keterampilan, termasuk cara mendeteksi pangan berbahaya, sehingga mampu menjaga diri dan masyarakatnya," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....