Masyarakat Diimbau Jaga Persatuan Sikapi Perbedaan Awal Ramadan
- 17 Feb 2026 21:54 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan awal Ramadan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Meski terdapat perbedaan dalam penetapan awal puasa, hal ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat untuk tetap saling menghormati.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Selatan, Muhammad Tambrin, meminta masyarakat untuk mengedepankan sikap toleransi dalam menyikapi hasil sidang Isbat ini. Menurutnya hal ini menjadi momentum untuk tetap menjaga ukhuwah Islamiyah.
"Kita ini adalah saudara, suasana kondusif dan damai harus tetap kita jaga," ujarnya pada Selasa, 17 Februari 2026.
Masyarakat diharapkan tidak menjadikan perbedaan awal puasa ini sebagai perdebatan. Tambrin menyebut, rasa toleransi menjadi kunci utama agar kerukunan umat Islam dapat tetap terjaga.
"Jadi jangan kita bercerai-berai karena adanya perbedaan dalam hal penetapan awal Ramadan ini," katanya menambahkan.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, berharap Ramadan tahun ini dapat membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kalsel. Masyarakat pun diimbau untuk fokus melaksanakan ibadah serta meramaikan semarak bulan suci Ramadan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga kesucian bulan Ramadan ini dan mengisinya dengan berbagai kegiatan positif," ucapnya.
Ia juga berharap seluruh aktivitas masyarakat di Kalsel akan terus berjalan dengan normal sepanjang Ramadan. Pemerintah daerah menjamin keamanan serta kenyamanan bagi umat Islam dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah di bulan suci.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....