Pemkab Balangan Tingkatkan Kompetensi dan Daya Saing SDM

  • 17 Feb 2026 04:11 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Balangan - Pemerintah Kabupaten Balangan kembali menghadirkan program peningkatan keterampilan bagi masyarakat melalui pelatihan tata rias wajah dan kecantikan kulit muslimah. Kegiatan yang difasilitasi Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Tenaga Kerja ini bekerja sama dengan LPK Dahlia di Hotel Ar-Raudah, Kecamatan Paringin, Sabtu-Senin, 14-16 Februari 2026.

Pelatihan tersebut dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan teknis sekaligus wawasan kewirausahaan di bidang jasa kecantikan. Selama tiga hari, peserta menerima materi teori dan praktik mulai dari teknik dasar make up, perawatan wajah, hingga strategi melihat peluang usaha di sektor kecantikan.

Selain keterampilan teknis, peserta juga diberikan pemahaman mengenai standar pelayanan dan etika profesi di bidang kecantikan. Hal ini bertujuan agar lulusan pelatihan tidak hanya terampil, tetapi juga profesional dalam memberikan layanan kepada pelanggan.

Pemateri dari LPK Dahlia, Wahidah, menyampaikan apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelatihan berbasis kompetensi bagi masyarakat. Ia menilai kesempatan tersebut menjadi peluang berharga bagi peserta untuk meningkatkan kualitas diri dan daya saing.

"Kami sangat mengapresiasi dinas terkait yang telah mengadakan pelatihan ini. Kesempatan seperti ini tidak mudah, jadi peserta diharapkan tidak menyia-nyiakannya," ujarnya.

Ia menjelaskan program yang diberikan telah terakreditasi sehingga para peserta akan memperoleh sertifikat resmi yang memiliki legalitas. Sertifikat tersebut dapat dimanfaatkan untuk melamar pekerjaan maupun membuka usaha mandiri di bidang kecantikan.

"Kompetensi peserta diakui secara resmi. Dengan sertifikat tersebut, peluang untuk bekerja maupun membuka usaha tentu lebih terbuka," ujarnya.

Wahidah juga mengingatkan peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan disiplin dan sungguh-sungguh. Ia menyebut biaya pelatihan kecantikan secara mandiri relatif tinggi dibandingkan dengan fasilitasi yang diberikan pemerintah daerah.

“Kami berharap peserta bisa memanfaatkan waktu pelatihan yang singkat ini dengan maksimal, disiplin mengikuti materi, serta aktif bertanya dan berbagi pengalaman. Siapa tahu keterampilan yang diperoleh di sini nantinya menjadi sumber penghasilan utama," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....