Setengah Anak Sekolah Banjarmasin Jalani CKG, Ini Diagnosanya:

  • 10 Feb 2026 11:19 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Fakta mencengangkan terungkap dari hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) anak sekolah di Kota Banjarmasin. Sepanjang tahun 2025, lebih dari separuh siswa yang menjalani pemeriksaan kesehatan terindikasi memiliki persoalan kesehatan, sementara skrining kesehatan jiwa bahkan belum dilakukan secara menyeluruh.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, M Ramadhan, mengungkapkan bahwa data CKG anak sekolah tahun 2025 masih sebatas skrining fisik dan belum disertai pemeriksaan kesehatan jiwa. Sehingga tak ayal, gambaran yang didapatkan memang masih terbatas.

“Data CKG anak sekolah tahun 2025 ini baru skrining kesehatan umum, belum termasuk skrining kesehatan jiwa anak,” kata Ramadhan, Selasa, 10 Februari 2026. 

“Gambaran yang kita dapatkan juga memang masih terbatas," ujarnya. 

Berdasarkan Data Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Pokja Kesga, hasil skrining CKG tahun 2025 menunjukkan angka yang cukup tinggi. Pada jenjang Sekolah Dasar (SD), capaian skrining mencapai 56,9 persen, sementara SMP sebesar 56,2 persen, dan SMA 50,4 persen.

 “Angka ini menunjukkan masih banyak anak sekolah kita yang membutuhkan perhatian serius terkait kondisi kesehatannya,” ujarnya. 

“Utamanya penyakit tidak menular yang mulai muncul di usia dini," katanya.

 Lebih lanjut, Dinas Kesehatan mulai melakukan skrining kesehatan jiwa anak sekolah pada tahun 2026, meski masih terbatas pada siswa SMA. Dari 167 siswa SMA yang menjalani pemeriksaan kesehatan jiwa, hasilnya kembali memantik perhatian.

Berdasarkan data pengelola Program Jiwa Pokja PTM, sebanyak 117 siswa atau 70 persen tidak menunjukkan gejala gangguan jiwa. Namun, sisanya menunjukkan indikasi yang tak bisa diabaikan.

“Sebanyak 33 siswa atau 20 persen menunjukkan gejala ringan, dan 17 siswa atau 17 persen menunjukkan gejala berat,” ucapnya, membeberkan

Ini menjadi alarm bagi kita semua," katanya.

Menurutnya, temuan ini menegaskan bahwa persoalan kesehatan anak sekolah bukan hanya soal fisik, tetapi juga menyangkut kondisi mental dan psikologis yang selama ini luput dari perhatian. Tak hanya itu, hasil CKG juga mencatat lima penyakit terbanyak yang diderita anak sekolah di Banjarmasin, yakni:

 ·         Caries gigi

 ·         Anemia

 ·         Diabetes Melitus (DM) tipe 2

·         Pra hipertensi

·         Scabies

Penyakit-penyakit ini menurut Ramadhan, seharusnya tidak dominan pada usia sekolah. Ramadhan menegaskan, ke depan Dinas Kesehatan akan mendorong skrining kesehatan yang lebih komprehensif, termasuk kesehatan jiwa, agar masalah dapat terdeteksi sejak dini.

“Kondisi ini menunjukkan pola hidup dan lingkungan anak-anak perlu dibenahi bersama,” katanya. 

“Anak-anak ini adalah masa depan kota. Kalau sejak sekarang kesehatannya bermasalah, dampaknya bisa panjang. Karena itu, skrining menyeluruh menjadi kebutuhan, bukan pilihan," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....