Target DJBC Kalimantan Bagian Selatan Naik Signifikan 2026

  • 02 Feb 2026 09:13 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kantor Wilayah Ditektorat Kemdral Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Selatan mencatat adanya lonjakan pemetapam target penerimaan pada tahun 2026. Kenaikan tersebut mencapai 63 kali lipat atau setara 6.300 persen di bandingkan tahun 2025 yabg berada 508 persen, Senin, 2 Februari 2026.

Saat dikonfirmasi RRI, Kepala Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Selatan, Dwijo Muryono, menyampaikan bahwa target tinggi tersenut merupakan penetapan langsunh dari perintah pusat. Penetapan itu didasarkan pada potensi penerimaan dari sektor ekspor, khususnya batu bara.

“Mengingat kantor Bea Cukai Banjarmasin tercatat sebagai wilayah dengan tingkat ekspor batu bara tertinggi di Indonesia. Pada tahun 2025 target penerimaan kami beraca di angka RP 176 Miliar, akan tetapi pada tahu  2026 target menlonjak drastis menjadi RP 11,1 Triliun," ucapnya

Dwijo mengungkapan bahwa hingga saat ini pengenaan bea keluar batu bara belum dapat diterapkan secara formal. Hal ini disebabkan masih ada ya perbedaan pandangan dan proses perpanjangan kebijakan anatara kementrian WSDM dan kementrian Keuangan.

“Konsep pengenaan bea keluar didasarkan pada harga batu bara acuan sebesar 150 dolar Amerika Serikat per metrik ton. Maka target dikhwatirkan sulit tercapai, pasalnya harga batu bara internasional saat ini mengalami penurunan," ujarnya

Dalam hal ini, DJBC Kalimantan Baguan Selatan tetap optimis dapat menjalankan tugas dan mencapai target. Adapun dalam hal ini dengan terus menyesuaikan kebijakan serta memaksimalkan potensi penerimaan yang ada.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....