Selama Ramadan, Pemko Gelar Pasar Murah di Kelurahan
- 29 Jan 2026 08:08 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin akan menggelar Kegiatan Pasar Murah Banjarmasin Corporate Social Responsibility (BCSR) selama bulan Ramadan tahun ini. Rapat persiapan digelar di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Rabu, 28 Januri 2026 dipimpin oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda dan turut dihadiri perwakilan perusahaan, perbankan hingga perhotelan di Kota Banjarmasin.
Dalam arahannya, Wakil Wali Kota mengajak seluruh pihak untuk turut berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan pasar murah sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya menjelang dan selama bulan suci Ramadan. Ia menegaskan bahwa pembangunan Kota Banjarmasin tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk dunia usaha.
“Mohon bantuannya semua, karena ibaratnya kita mencari rezeki di Kota Banjarmasin, mohon juga disalurkan CSR-nya di Kota Banjarmasin. Kami tidak melihat seberapa besarnya, yang terpenting adalah keikhlasan,” kata Ananda.
“Membangun Kota Banjarmasin itu tidak cukup hanya oleh Pemerintah Kota Banjarmasin, tapi semua pihak. Jadi kami mohon bantuannya untuk orang banyak, untuk warga Kota Banjarmasin," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, menjelaskan bahwa pelaksanaan Pasar Murah BCSR merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat selama Ramadan. Ia menyampaikan, dalam rapat persiapan tersebut Disperdagin mengundang sekitar 100 perusahaan perbankan dan perhotelan agar dapat berpartisipasi melalui penyaluran dana CSR.
“Kita sudah melaksanakan rapat persiapan Pasar Murah BCSR dan Insyaallah pelaksanaannya akan berlangsung selama satu bulan penuh di bulan Ramadan dan dilaksanakan di seluruh kelurahan di Kota Banjarmasin,” kata Tezar.
"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat," ucapnya.
Untuk komoditas utama, lanjutnya, masyarakat akan mendapatkan paket berisi 2 kilogram gula pasir dan 2 liter minyak goreng dengan harga awal sekitar Rp73.000 per paket. Namun, berkat subsidi CSR dari perusahaan sebesar Rp15.000, masyarakat hanya perlu membayar sekitar Rp58.000 per paket.
Selain itu, setiap titik pelaksanaan pasar murah direncanakan menyediakan sekitar 500 paket, dengan melibatkan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) serta distributor lokal. Hal ini bertujuan agar tidak hanya gula dan minyak goreng yang tersedia, tetapi juga kebutuhan pokok lainnya dengan harga distributor atau lebih murah dari harga pasar.
Tezar juga menegaskan, mekanisme penyaluran CSR dilakukan secara transparan, di mana perusahaan menyalurkan bantuan langsung melalui rekening Baznas, yang selanjutnya digunakan untuk membayar subsidi kepada Bulog. Ia berharap, jumlah paket Pasar Murah BCSR tahun 2026 dapat meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, mengingat pada tahun 2024 tercatat sebanyak 12.000 paket dan tahun 2025 mencapai sekitar 13.584 paket.
"Di tahun 2024 alhamdulillah ada 12.000 paket yang kita terima sebagai CSR-nya, terus di tahun 2025 ada sekitar 13.584 cukup banyak ya di tahun 2025. Mudah-mudahan di tahun ini bisa lebih meningkat lagi." ujarnya.
"Sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan stakeholder terkait ini diharapkan pelaksanaan Pasar Murah BCSR Ramadan 2026 dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat serta membantu menekan laju inflasi daerah," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....