Kemenag Kalsel Gelar Jamarah Edukasi Jemaah Haji Umrah

  • 09 Agt 2025 22:38 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarbaru: Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan “Jamarah” atau Jagong Masalah Umrah dan Haji di Banjarbaru. Acara ini menghadirkan Anggota Komisi VIII DPR RI, H. Sudian Noor, sebagai narasumber, dan diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri dari calon jemaah haji Banjarbaru estimasi keberangkatan tahun 2026, perwakilan Kemenag, serta ormas Islam.

Kegiatan ini merupakan bentuk kemitraan antara Ditjen PHU Kemenag RI dengan Komisi VIII DPR RI, yang bertujuan memberikan informasi akurat dan membangun pemahaman yang benar terkait penyelenggaraan haji dan umrah. Dalam hal ini, H. Sudian Noor mengingatkan pentingnya memastikan kevalidan setiap informasi terkait haji.

Ia menekankan agar jemaah tidak mudah percaya dengan kabar yang belum jelas sumbernya. “Carilah informasi melalui link resmi tentang perhajian, jangan mudah percaya kata orang. Adapun informasi yang keliru dapat menimbulkan masalah di kemudian hari, apalagi jika tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ujarnya, Jumat (8/8/2025)

H. Sudian juga menanggapi berbagai masukan dari masyarakat, termasuk usulan agar biaya haji bisa diturunkan, akan tetapi ia mengingatkan bahwa fokus utama penyelenggaraan haji adalah pelayanan. “Jangan sampai biaya turun, tapi kualitas layanan ikut menurun. Adapun terkait rencana peralihan penyelenggaraan haji dari Kementerian Agama ke Badan Penyelenggara Haji

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalsel, Dr. H. Muhammad Tambrin, menegaskan pihaknya tetap akan mengawal pelaksanaan haji meski nantinya ditangani BPH.“Ibadah haji itu ibadah fisik, jadi mulai sekarang latih diri agar kondisi prima saat berangkat,” katanya.

Selain itu, ia mengimbau jemaah untuk meluruskan niat dan mendalami pengetahuan tentang ibadah haji melalui manasik, karena kondisi di tanah suci akan jauh berbeda dengan di daerah. Kegiatan Jamarah ini diharapkan menjadi sarana efektif untuk menyebarkan informasi yang benar dan menepis hoaks seputar haji dan umrah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....