Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah dan Bazaar Murah
- 20 Mar 2026 12:30 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah dan Bazaar Murah di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Banjarbaru. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Idulfitri 1447 Hijriah.
Pelaksanaan kegiatan tersebut melibatkan kolaborasi lintas instansi, di antaranya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perdagangan. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, PT Bangun Banua, serta berbagai mitra lainnya. Rabu, 18 Maret 2026.
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, mengatakan bazaar murah merupakan langkah strategis dalam menjaga keterjangkauan harga. Hal ini sekaligus melindungi daya beli masyarakat, terutama saat permintaan bahan pokok meningkat menjelang hari besar keagamaan.
“Bazaar murah langkah strategis menjaga keterjangkauan harga dan melindungi daya beli masyarakat, khususnya saat permintaan bahan pokok meningkat menjelang hari besar keagamaan. Pemerintah juga mengimbau produsen dan pedagang untuk mematuhi harga acuan yang telah ditetapkan, dan mengajak masyarakat berbelanja secara bijak.” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman, menambahkan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan agenda rutin yang dilaksanakan. Hal ini khususnya pada momentum Ramadan dan menjelang Idulfitri.
“Gerakan Pangan Murah merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara bergiliran oleh perangkat daerah. Program ini diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau dan salah satu instrumen pengendalian inflasi daerah.”ucapnya
| Baca juga: Pemprov Kalsel Akan Gelar GPM 12 Maret 2026 |
Dalam kegiatan tersebut, berbagai komoditas pangan dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Diantaranya telur itik dijual sekitar Rp15 ribu per kilogram dari harga normal Rp30 ribu, serta ikan patin yang dijual sekitar Rp10 ribu per kilogram dari harga pasar yang dapat mencapai Rp30 hingga Rp40 ribu.
Partisipasi aktif juga ditunjukkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan dengan menyediakan ikan segar serta produk olahan hasil perikanan dari pelaku UMKM. Selain penjualan bahan pangan murah, kegiatan ini juga diisi dengan penyaluran paket sembako kepada masyarakat.
Sebanyak 950 paket disalurkan kepada anak yatim, penyandang tunanetra, pasukan kuning, dan pasukan hijau, serta 1.000 paket lainnya untuk masyarakat umum. Dukungan juga diberikan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan melalui penyaluran paket sembako, edukasi transaksi non-tunai menggunakan QRIS, serta layanan penukaran uang.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas harga. Selain itu, guna memperkuat ketahanan pangan, dan memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok secara terjangkau menjelang Idulfitri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....