Kue dan Camilan di Pasar Sudimampir Laris Manis jelang Lebaran
- 16 Mar 2026 05:55 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Aktivitas jual beli kue lebaran di kawasan Pasar Sudimampir Banjarmasin mulai mengalami peningkatan signifikan memasuki pekan terakhir Ramadan. Para pedagang mulai kebanjiran pesanan seiring tingginya antusiasme masyarakat untuk menyiapkan hidangan di hari kemenangan.
Tren kenaikan ini diakui oleh salah seorang pedagang, Ahmad Mubarak, yang menyebut permintaan konsumen terus merangkak naik setiap minggunya. Saat ini, lonjakan penjualan tercatat berada di kisaran 25 hingga 50 persen jika dibandingkan dengan hari biasa.
"Tiap minggu makin meningkat terus pembeliannya, sekitar 25 sampai 50 persen dari hari biasa. Hampir merata penjualannya karena kami hanya stok kue yang laku saja," ujarnya, Minggu, 15 Maret 2026.
Mubarak menyebut meski harga sejumlah kue naik dibanding tahun lalu, namun hal tersebut tidak menyurutkan niat warga untuk memborong camilan favorit. Berbagai jenis kue kering seperti nastar dan keripik belinjo menjadi produk yang paling banyak diburu oleh pembeli.
"Ada beberapa yang harganya naik dibandingkan tahun lalu. Naiknya sekitar Rp5 ribu sampai Rp10 ribu per kilo, biasanya tergantung kenaikan harga bahan baku juga," ucapnya.
Tingginya aktivitas di pasar ini tidak hanya dipicu oleh kebutuhan konsumsi pribadi warga. Sejumlah kue lebaran juga dibeli masyarakat sebagai buah tangan atau oleh-oleh untuk keluarga di kampung halaman.
Hal tersebut dilakukan oleh Haspiyani, seorang pembeli yang sengaja memborong berbagai cemilan sebelum bertolak menuju kampung halamannya. Ia memilih Pasar Sudimampir karena variasi produk yang tersedia tergolong lengkap.
"Belanja camilan buat persiapan pulang kampung ke Sulawesi. Biasanya memang selalu beli di Pasar Sudimampir karena pilihannya memang banyak di sini," kata Haspiyani.
Haspiyani mengaku telah mencicil persiapan oleh-oleh untuk keluarganya sejak jauh-jauh hari. Sebelum keberangkatannya, ia bahkan sudah beberapa kali datang ke pasar tersebut guna melengkapi berbagai jenis camilan yang akan dibawa mudik.
Puncak lonjakan pembeli diprediksi akan terjadi pada tiga hari menjelang lebaran. Untuk menampung tingginya permintaan di pasar tradisional terbesar di Banjarmasin ini, sejumlah pedagang bahkan memilih tetap buka hingga malam hari.
Jam operasional yang lebih lama ini sengaja dilakukan agar masyarakat tetap bisa berbelanja dengan nyaman. Melalui cara ini, pedagang berharap seluruh kebutuhan lebaran warga dapat terpenuhi di tengah padatnya kunjungan pasar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....