Agenda dan Sampah Sama-Sama Tahunan! DLH Soroti Kebersihan Pasar Wadai
- 25 Feb 2026 11:12 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin menyoroti kondisi kebersihan kawasan Festival Pasar Wadai Ramadan di siring Nol Kilometer Banjarmasin tahun ini. Meski menjadi agenda tahunan sekaligus magnet wisata, fakta di lapangan menunjukkan persoalan klasik yang tak kunjung tuntas, sampah tetap saja berserakan di mana-mana.
Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah DLH Banjarmasin, Marzuki, blak-blakan mengakui persoalan tersebut. Ia menyebut, petugas kebersihan rutin diterjunkan setiap malam setelah operasional pasar berakhir, namun volume sampah yang ditinggalkan masih tergolong tinggi.
“Setiap malam petugas kami turun setelah pasar tutup. Tapi memang dari pantauan sampah sisa aktivitas dagang masih banyak ditemukan berserakan,” kata pria akrab disapa Jeck itu.
“Yang lebih memprihatinkan lagi, sampah-sampah sisa dagangan ini meluber sampai ke tengah jalan,” ujarnya lagi menambahkan.

Menurutnya, persoalan ini bukan semata soal keterbatasan petugas, melainkan rendahnya kesadaran kolektif, baik dari pedagang kaki lima maupun pengunjung.Pernyataan itu sekaligus menjadi kritik terbuka terhadap penyelenggara dan pedagang yang dinilai belum menunjukkan inisiatif dalam pengelolaan sampah saat agenda tahunan ini digelar.
“Kita melihat memang perlu pengunjung dan para penjual, terutama kaki lima itu untuk masing-masing merapikan sampahnya. Tentunya sesuai arahan dari pihak penyelenggara,” ujarnya.
“Jangan dibiarkan berserakan. Caranya sederhana, siapkan kantong plastik besar atau karung secara mandiri,”ucapnya, menekankan.
Marzuki menegaskan, estetika kawasan wisata sangat bergantung pada kerja sama semua pihak. Ia mengingatkan bahwa Festival Pasar Wadai bukan sekadar tempat jual beli, tetapi juga wajah kota di mata wisatawan.
“Ini salah satu objek wisata kita, tentu tidak nyaman dilihat kalau kotor. Kami sudah koordinasi dengan EO agar diingatkan kembali kepada pedagang dan pengunjung,” katanya.
“Jangan meninggalkan sampah berhamburan setelah jam operasional, pukul 23.00 sampai 24.00 WITA. Pedagang wajib menyediakan kantong plastik besar atau karung di lapaknya,” ucapnya, mengingatkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....