Spanyol vs Argentina, Duel Pemain Kunci Perebutan Juara Piala Dunia 2026
- 18 Jul 2026 15:21 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Final Piala Dunia FIFA 2026 mempertemukan Spanyol dan Argentina di New York New Jersey Stadium.
- Lionel Messi akan menjadi ancaman utama Argentina yang harus dihentikan Aymeric Laporte.
- Rodri dan Enzo Fernandez akan menjadi pengendali permainan di lini tengah.
- Lamine Yamal menjadi salah satu senjata muda Spanyol yang diuji Nicolas Tagliafico.
- Pengalaman pemain senior dan energi pemain muda menjadi faktor penting dalam perebutan gelar dunia.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Piala Dunia FIFA 2026 akan mencapai puncaknya pada Minggu, 19 Juli 2026, waktu setempat, melalui laga final yang mempertemukan Spanyol dan Argentina. Kedua negara berhasil melewati persaingan ketat dengan menampilkan kualitas permainan, mental juara, serta semangat pantang menyerah hingga mencapai partai penentuan gelar dunia.
Dilansir dari fifa.com, menjelang pertandingan yang akan berlangsung di New York New Jersey Stadium, FIFA mengulas sejumlah duel individu yang berpotensi menjadi penentu hasil akhir laga. Pertarungan antarpemain di berbagai lini diprediksi menjadi faktor penting dalam menentukan siapa yang akan mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
Salah satu duel yang menjadi sorotan adalah Aymeric Laporte menghadapi Lionel Messi. Meski telah berusia 39 tahun, Messi tetap menjadi ancaman besar bagi pertahanan lawan dengan kemampuan mencetak gol, menciptakan peluang, dan mengubah jalannya pertandingan.
Kapten Argentina tersebut memimpin daftar pencetak gol sementara dengan koleksi delapan gol serta menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Messi juga berada di posisi teratas kategori kreativitas dalam FIFA Power Rankings setelah mencatatkan empat assist, termasuk dua umpan kunci saat Argentina melakukan kebangkitan dramatis melawan Inggris di semifinal.
Di sisi lain, Laporte akan menjadi salah satu pemain yang bertugas membatasi pengaruh Messi. Bek Athletic Bilbao itu tampil konsisten sepanjang turnamen dan menjadi bagian penting dari pertahanan Spanyol yang hanya kebobolan satu gol dalam tujuh pertandingan Piala Dunia.

Duel menarik lainnya terjadi di lini tengah antara Rodri dan Enzo Fernandez. Rodri menjadi pengatur permainan Spanyol dengan akurasi umpan tinggi, mencatatkan 648 operan sukses dengan tingkat keberhasilan mencapai 93 persen, sekaligus menjadi pemain dengan jumlah operan sukses terbanyak di turnamen.
Sementara itu, Enzo Fernandez menjadi motor permainan Argentina melalui kemampuan merebut bola dan membantu serangan. Gelandang berusia 25 tahun tersebut tercatat melakukan 43 kali perebutan bola, terbanyak di antara pemain Argentina, serta mencetak gol penting pada fase gugur.
Pertarungan generasi muda juga akan tersaji ketika Lamine Yamal berhadapan dengan Nicolas Tagliafico. Pemain muda Spanyol itu menjadi salah satu talenta paling mencuri perhatian dengan kecepatan, kreativitas, dan kemampuan menciptakan peluang bagi timnya.
Tagliafico akan menjadi penghalang utama bagi Yamal untuk berkembang di sisi serangan Spanyol. Bek kiri Argentina tersebut memiliki pengalaman besar setelah menjadi bagian dari skuad juara Piala Dunia FIFA Qatar 2022 dan tampil pada final menghadapi Prancis.
Deretan duel individu tersebut memperlihatkan bahwa final Piala Dunia tidak hanya ditentukan oleh strategi tim, tetapi juga kemampuan pemain menghadapi tekanan dalam momen terbesar sepak bola dunia. Spanyol dan Argentina kini bersiap menghadirkan pertarungan terakhir untuk menentukan siapa yang akan menjadi juara dunia 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....