Laga Perebutan Posisi Ketiga Piala Dunia Penuh Sejarah versi FIFA

  • 18 Jul 2026 14:28 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • FIFA menyoroti empat laga perebutan tempat ketiga paling bersejarah dalam ajang Piala Dunia.
  • Kroasia mengalahkan Belanda 2-1 pada Piala Dunia 1998 berkat gol Davor Suker.
  • Italia menundukkan Inggris 2-1 pada edisi 1990, mengantar Salvatore Schillaci meraih adidas Golden Boot dan Golden Ball.
  • Prancis menang 6-3 atas Jerman Barat pada Piala Dunia 1958 dengan empat gol Just Fontaine yang mencetak rekor 13 gol dalam satu edisi.
  • Jerman mengalahkan Uruguay 3-2 pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2010 melalui gol penentu Sami Khedira.
  • Sejarah menunjukkan laga perebutan tempat ketiga kerap menghadirkan rekor, drama, dan momen ikonik di Piala Dunia.

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Menjelang laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia FIFA 2026 antara Prancis dan Inggris yang akan berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026, waktu setempat, sejumlah pertandingan serupa pada edisi sebelumnya kembali menjadi sorotan. Laga perebutan medali perunggu kerap menghadirkan pertandingan yang tak kalah menarik dibandingkan partai final.

Dilansir dari fifa.com, beberapa pertandingan perebutan tempat ketiga dikenang sebagai momen bersejarah dalam perjalanan Piala Dunia. Empat di antaranya adalah Kroasia melawan Belanda pada 1998, Italia menghadapi Inggris pada 1990, Prancis kontra Jerman Barat pada 1958, serta Jerman melawan Uruguay pada 2010.

Pada Piala Dunia 1998, Kroasia mengalahkan Belanda 2-1 di Parc des Princes, Paris. Davor Suker mencetak gol kemenangan yang mengantarkannya meraih adidas Golden Boot dengan enam gol sekaligus membawa Kroasia finis di posisi ketiga pada debut mereka di Piala Dunia.

Pada edisi 1990, Italia menundukkan Inggris 2-1 dalam laga perebutan tempat ketiga. Gol penalti Salvatore Schillaci pada menit-menit akhir memastikan dirinya meraih adidas Golden Boot dan Golden Ball setelah menjadi pemain paling bersinar di turnamen tersebut.

Laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 1958 menjadi salah satu pertandingan paling produktif dalam sejarah turnamen. Prancis menaklukkan Jerman Barat 6-3 berkat empat gol Just Fontaine yang menutup kompetisi dengan rekor 13 gol dalam satu edisi Piala Dunia.

Rekor Just Fontaine hingga kini masih bertahan sebagai jumlah gol terbanyak yang dicetak seorang pemain dalam satu putaran final Piala Dunia. Catatan tersebut menjadi salah satu pencapaian individu paling ikonik sepanjang sejarah kompetisi.

Sementara itu, Jerman mengalahkan Uruguay 3-2 pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Sundulan Sami Khedira pada babak kedua memastikan kemenangan Die Mannschaft sekaligus membawa mereka naik ke podium.

Keempat pertandingan tersebut membuktikan bahwa laga perebutan tempat ketiga memiliki nilai prestise tinggi di Piala Dunia. Menjelang duel Prancis melawan Inggris di Hard Rock Stadium, Miami, Florida, Amerika Serikat, pada Sabtu, 18 Juli 2026, waktu setempat, sejarah kembali mengingatkan bahwa perebutan posisi ketiga kerap menghadirkan rekor, drama, dan momen bersejarah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....