MaBar Bawa Euforia Piala Dunia 2026 ke Pandiran Baisukan RRI Banjarmasin
- 12 Jun 2026 14:40 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin — Ajang sepak bola dunia menjadi topik menarik dalam program Pandiran Baisukan Madihin Bahabar (MaBar) Pro 4 RRI Banjarmasin edisi Kamis, 11 Juni 2026. Mengangkat tema “Piala Dunia 2026”, siaran ini menghadirkan pemadihin milenial Syahril, Arief, dan Fadil yang mengemas pembahasan olahraga dengan seni madihin khas Banjar.
Ketiga pemadihin membuka siaran dengan lantunan madihin yang berisi pantun, syair, dan humor seputar sepak bola. Melalui gaya khas urang Banjar, Syahril, Arief, dan Fadil mengajak pendengar menikmati informasi Piala Dunia 2026 dengan suasana santai namun tetap informatif.
Syahril menjelaskan, Piala Dunia 2026 menjadi sejarah karena untuk pertama kalinya digelar di tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga bertambah dari 32 menjadi 48 negara sehingga persaingan antarnegara semakin menarik.
“Piala dunia tahun ini memang berbeda, karena pesertanya bertambah dan digelar di tiga negara. Banyak negara baru yang punya kesempatan tampil dan memberikan kejutan,” ujar Syahril saat berbincang dalam siaran.
Sementara itu, Arief menyoroti perkembangan sepak bola Asia, khususnya Jepang yang menurutnya menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan. Ia menilai Jepang memiliki perkembangan sepak bola yang konsisten dan mampu bersaing dengan negara-negara kuat dunia.
“Kalau melihat permainan, Jepang salah satu tim yang menarik untuk disaksikan. Perkembangan mereka luar biasa dan pemainnya banyak yang bermain di kompetisi Eropa,” kata Arief.
Dalam perbincangan tersebut, Fadil juga menyampaikan pandangannya terkait perjuangan Tim Nasional Indonesia. Menurutnya, meski Indonesia belum berhasil tampil di Piala Dunia 2026, perkembangan tim nasional menjadi hal yang patut diapresiasi.
“Yang penting sepak bola Indonesia terus berkembang. Prestasi yang sudah dicapai menjadi modal agar ke depannya bisa lebih baik lagi,” ujar Fadil.
Selain membahas tim peserta, ketiganya juga mengulas pemain dan negara yang menjadi perhatian, mulai dari Portugal dengan Cristiano Ronaldo, Uzbekistan sebagai tim yang memberikan kejutan, hingga persaingan negara-negara besar seperti Argentina dan Jepang.
Melalui kemasan madihin, Syahril, Arief, dan Fadil juga menyampaikan pesan agar masyarakat menikmati Piala Dunia dengan menjunjung sportivitas. Menurut mereka, sepak bola tidak hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang perjuangan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.
Di akhir siaran, ketiga pemadihin kembali menutup program dengan madihin yang berisi syair tentang Piala Dunia 2026. Mereka berharap ajang sepak bola terbesar dunia tersebut dapat berlangsung sukses dan menjadi hiburan bagi masyarakat.
Program Pandiran Baisukan Madihin Bahabar (MaBar) Pro 4 RRI Banjarmasin menjadi ruang kreatif yang mempertemukan budaya tradisi Banjar dengan generasi muda, sehingga seni madihin tetap hidup dan berkembang mengikuti zaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....