Turnamen Tenis Meja Terbuka DPRD Kalsel Ke-6 Sukses Digelar, Banyak Atlet Potensial

  • 26 Agt 2026 11:17 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Turnamen Tenis Meja Terbuka DPRD Kalsel Ke-6 Tahun 2026 sukses digelar dengan antusiasme yang tinggi dari para peserta. Digelar selama tiga hari pada 23–25 Agustus 2026, ajang ini sekaligus menjadi wadah untuk menjaring bibit-bibit muda atlet tenis meja di daerah.

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H. Hasnuryadi Sulaiman, yang hadir untuk menutup secara resmi turnamen tersebut menyampaikan apresiasi atas kesuksesan gelaran tahun ini. Menurutnya, peningkatan jumlah peserta menjadi bukti bahwa minat terhadap cabang olahraga tenis meja terus bertambah.

“Ini pelaksanaan yang ke-6 dan pesertanya semakin meningkat ya. Semoga makin kompak, makin solid, dan kita bisa bersama-sama bekerja mengabdi untuk Banua Kalimantan Selatan tercinta melalui olahraga, serta menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan kita," ujar H. Hasnuryadi Sulaiman, Selasa, 25 Agustus 2026.

Wagub menilai, tujuan turnamen ini tidak hanya untuk mengejar gelar juara, tetapi juga sebagai sarana silaturahmi bagi para pegiat dan atlet tenis meja di Kalsel. Ia berharap ajang ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mencetak atlet-atlet berprestasi.

“Sambil berolahraga, kita juga bersilaturahmi. Harapannya, ada atlet-atlet yang bisa kita bina ke depan untuk berprestasi dan mengharumkan nama Banua Kalimantan Selatan tercinta,” ucapnya.

Selain itu, Hasnuryadi menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya memfasilitasi kebutuhan pembinaan olahraga tenis meja. Sinergi dan kolaborasi dengan semua pihak menjadi faktor penting sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung prestasi atlet daerah.

“Insyaallah kami akan selalu memberikan yang terbaik. Mari kita semua bekerja sama, merangkul semua pihak, dan mengabdi untuk Banua Kalimantan Selatan tercinta," katanya.

Sementara itu, Ketua Pengprov PTMSI Kalimantan Selatan, H. Surya Dharma, menilai bahwa turnamen ini menjadi momen pemanasan bagi para atlet sebelum bertanding di kejuaraan tingkat nasional. Menurutny, banyaknya kesempatan bertanding menjadi modal penting bagi atlet untuk mengasah mental dan jam terbang.

"Saya senang sekali disaat kami mau berangkat ikut Kejurnas, ada pemanasan melalui turnamen ini. Artinya, ajang ini sangat mendukung para atlet untuk mengasah mental bertanding mereka," kata Ketua PTMSI Kalsel.

Surya menambahkan, selain sebagai sarana persiapan atlet utama, turnamen ke-6 ini juga dimanfaatkan untuk mendorong semangat tanding para pemain muda di bawah pembinaan pengurus cabang (Pengcab) kabupaten/kota. Melalui turnamen ini, diharapkan lahir talenta muda yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

"Ini kan gelaran yang ke-6 untuk memancing gairah dan minat para pegiat serta pemain, sekaligus menjaring atlet muda dari tiap pengurus cabang di daerah," ucapnya.

Pada tahun ini, panitia pelaksana merancang kejuaraan dengan menghadirkan beragam nomor pertandingan demi menjangkau cakupan peserta yang lebih luas. Kategori yang dibuka meliputi Kategori A-C, U-17, U-70, Internal DPRD, Putri, serta cabang rekreasi Domino.

Ketua Pressroom DPRD Kalsel, Ifiq Gandamana, menjelaskan bahwa penggabungan kelompok usia muda dan veteran sengaja dirancang agar atmosfer pertandingan semakin hidup dan kompetitif. Hal ini sekaligus bertujuan menggembleng kualitas serta mental bertanding para atlet muda saat berhadapan dengan pemain yang lebih berpengalaman.

"Tujuannya tidak lain untuk mencari bibit-bibit muda. Kalau yang dipertandingkan hanya anak-anak kan kurang ramai, jadi harus dicampur dengan pemain dewasa dan U-70," ujar Ketua Pressroom DPRD Kalsel, Ifiq Gandamana.

Pihak penyelenggara berencana memperluas cakupan wilayah turnamen di tahun yang akan datang agar mampu menghadirkan persaingan skala regional hingga nasional. Langkah ini diharapkan dapat menjadi tolok ukur kualitas olahraga tenis meja di Kalimantan Selatan.

"Ke depannya insyaallah jika didukung, turnamen ini bisa diadakan se-Kalimantan dan mengundang atlet-atlet dari Pulau Jawa, sehingga tingkatnya bisa nasional," katanya.

Meski antusiasme peserta sangat tinggi, penguatan alokasi dana pembinaan diakuinya masih menjadi tantangan utama dalam merealisasikan kejuaraan berskala besar. Pihaknya berharap Pemprov Kalsel dan DPRD Kalsel dapat memberikan dukungan anggaran yang memadai bagi kemajuan cabang olahraga khsusnya tenis meja.

"Keinginan kami adalah memajukan olahraga di Kalimantan Selatan khususnya tenis meja, namun kendalanya ada pada anggaran. Makanya kami berharap Pemerintah Daerah maupun DPRD bisa mendukung anggaran olahraga secara keseluruhan, khususnya tenis meja," katanya.

Pada laga final, persaingan sengit terjadi pada Kategori U-70 yang berhasil menyedot perhatian para penonton. Pasangan Maydihasmi dan Fadillah Rahman dari RTM Mutiara Bunda tampil dominan hingga keluar sebagai juara umum setelah mengungguli lawan-lawannya pada partai puncak.

Pada Kategori U-17, Yosi Abdillah sukses mengamankan gelar juara pertama setelah mengandaskan perlawanan Arya Setya di babak final. Sementara itu, posisi juara tiga bersama diraih oleh dua atlet muda berbakat, yakni Wildan dan Muhammad Rizky.

Kategori U-70 juga mencatatkan dominasi PTM Q. Kung yang berhasil menempatkan tiga pasangannya di posisi juara. Pasangan Gilang Ramadhan/Hendra Darmawan mengunci posisi kedua, disusul Irman Qurtubi/Nono serta Rudy/Hendra yang menjadi juara tiga bersama.

Persaingan ketat di Kategori A–C akhirnya dimenangkan oleh pasangan Gani/Fadil yang keluar sebagai juara pertama. Tempat kedua diraih oleh Adi Radam/Gilang, sedangkan posisi tiga bersama diisi oleh ganda Rudi/John dan Aby/H. Rehan.

Dari persaingan internal, pasangan Adi Radam/Gajali dari PTM Sekretariat sukses menyabet gelar juara pertama Kategori Internal DPRD Kalsel. Mereka mengungguli Surya Permana/Eef dari PTM Pressroom di posisi kedua, serta pasangan Upik/Haidir (PTM Persidangan) dan Ari/Sigit (PTM Driver4) di posisi tiga bersama.

Pada Kategori Putri, Maya dari PTM Pressroom berhasil mengamankan gelar juara pertama usai tampil konsisten di setiap babak. Posisi runner-up diraih oleh Aulia dari PTM Persidangan, diikuti Diah dari PTM Staff yang berada di urutan ketiga.

Sementara itu pada cabang rekreasi Kategori Domino, gelar juara pertama berhasil disabet oleh pasangan Fitri/Rahman. Posisi juara kedua diraih oleh Edo, disusul P. Adi dan Wardi yang harus puas mengakhiri laga di peringkat tiga bersama.

Dengan berakhirnya gelaran kejuaraan ini, semangat sportivitas dan kebersamaan antarpeserta diharapkan dapat terus terjaga secara berkelanjutan. Ajang ini sekaligus menjadi momentum positif untuk membudayakan hidup sehat serta meningkatkan produktivitas kerja di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....