Maeraung Fight Tournament Vol. III 2026, Hadirkan Petarung Pemula hingga Legenda
- 26 Jul 2026 12:04 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Maeraung Fight Tournament Volume III 2026 kembali digelar di Banjarmasin pada 24-25 Juli 2026. Ajang olahraga tarung tersebut tidak hanya menghadirkan pertandingan tinju, tetapi juga grappling atau jiu-jitsu, eksebisi petinju wanita hingga partai khusus legenda.
Ketua Pelaksana Maeraung Fight Tournament Volume III 2026, Mahfuzani, yang diwakili Sekretaris, Harry Nugraha mengatakan, pada pelaksanan tahun ini, Maeraung Fight Tournament Volume III 2026 menghadirkan konsep yang berbeda. Di mana tahun ini panitia menyiapkan sebanyak 25 partai tinju non-atlet yang diikuti 50 peserta dari Kalimantan Selatan dan Tengah.
“Kalau 2 tahun yang lalu kita konsepnya turnamen, untuk tahun ini langsung head to head atau ketemu perkelasnya masing-masing. Misal kelas 48kg Kalsel bertanding dengan kelas 48kg dari Kalteng, jadi langsung ditandingkan,” ujarnya.
Selain pertandingan non-atlet, Maeraung Fight Tournament Volume III juga menghadirkan delapan petinju yang merupakan juara Maeraung pada penyelenggaraan sebelumnya. Mereka akan berhadapan langsung dengan petinju-petinju terbaik dari Pertina Kalimantan Tengah.
Adapun kelas yang dipertandingkan mulai dari kelas 48 kilogram hingga 71 kilogram. Selain itu, terdapat dua pertandingan ekshibisi petinju wanita serta tujuh pertandingan grappling atau jiu-jitsu.
Yang tak kalah menarik, Maeraung Fight Tournament Volume III juga menghadirkan satu partai legenda. Pertandingan tersebut mempertemukan dua pelatih, yakni Coach Joni dari Kalimantan Selatan melawan Coach Nurit dari Kalimantan Tengah.
“Untuk partai legenda ini memang sudah disepakati kedua pihak. Kami tetap mempertimbangkan faktor kesehatan dan keselamatan kedua petinju, termasuk usia dan berat badan yang relatif berimbang,” katanya.
Ia menambahkan, penyelenggaraan Maeraung Fight Tournament Vol. III mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya Hasnuryadi Sulaiman yang sejak penyelenggaraan pertama pada 2024 memberikan dukungan penuh, dan juga dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel.
Menurutnya, keberadaan Maeraung Fight Tournament diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga tinju di Kalimantan Selatan. Apalagi, sejumlah kabupaten dan kota juga memiliki agenda kejuaraan tinju masing-masing.
“Harapannya kegiatan ini bisa rutin dilaksanakan setiap tahun. Namun, pelaksanaannya tetap menyesuaikan dengan kalender kegiatan olahraga, sehingga tidak berbenturan dengan agenda besar lainnya,” ucapnya.
Ia menyebut, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Pertina dalam pelaksanaan kegiatan. Hal ini karena melibatkan perangkat pertandingan seperti wasit, juri dan delegasi teknis.
Maeraung Fight Tournament Volume III 2026 juga terbuka untuk masyarakat umum dan dapat disaksikan secara gratis. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi hiburan sekaligus sarana memperkenalkan olahraga combat sport kepada masyarakat luas.
“Ini hiburan untuk masyarakat, meskipun memang segmentasinya lebih banyak kepada masyarakat yang menyukai olahraga combat sport. Kami juga menghadirkan cabang lain seperti grappling agar kegiatan semakin beragam,” katanya.
Sementara itu, salah seorang petarung dari Aje Boxing Banjarmasin, Daffa Rizki yang turun di kelas 63kg merasa senang karena berhasil meraih kemenangan. Ia sendiri sudah mengikuti Turnamen ini untuk kedua kalinya, dan keduanya meraih hasil yang memuaskan.
“Alhamdulillah pertandingan ini tadi pecah banget, seru banget, karena juga teman-teman di luar ring tadi support terus ya mendorong supaya bisa maksimal. Ini yang kedua kalinya ikut Maeraung dan sebelumnya menang juga,” ucapnya.
Ia menilai Maeraung Vol. III tahun ini yang dikonsep berbeda juga memberikan pengalaman tersendiri baginya. Terlebih, banyaknya penonton yang hadir untuk melihat dan mendukung, menjadi suasana pertandingan semakin seru.
“Tahun ini lebih ramai lagi, sepertinya lebih siap lagi panitianya, karena pemenangnya juga dapat banyak merchandise. Dan yang lebih serunya lagi banyak penonton ini sih yang bikin suasananya makin pecah banget, semoga kedepan lebih keren lagi ya,” ujarnya.
Ke depan, Maeraung Fight Tournament diharapkan dapat berkembang menjadi ajang yang lebih besar dengan melibatkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Namun, untuk saat ini penyelenggara masih memfokuskan kegiatan pada pembinaan dan peningkatan prestasi atlet di Kalimantan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....