Bupati HSU Dorong Lomba Perahu Jadi Ajang Jaring Atlet Porprov 2029

  • 24 Agt 2026 00:03 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Amuntai - Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Sahrujani mengajak seluruh peserta lomba balap perahu naga dan perahu tradisional menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga keamanan selama pertandingan. Menurutnya, perlombaan juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan persaudaraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat secara resmi membuka lomba balap perahu naga dan perahu tradisional dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di kawasan Tugu Siring Itik Amuntai, Sabtu, 22 Agustus dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

"Bertandinglah dengan penuh semangat dan sportivitas. Jadikan kegiatan ini sebagai pengalaman dan motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan,” ujarnya.

Bupati menegaskan, kegiatan olahraga memiliki arti penting bagi Kabupaten HSU, terlebih daerah tersebut akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov Kalimantan Selatan mendatang. Karena itu, berbagai ajang olahraga di daerah dinilai dapat menjadi ruang untuk menemukan potensi atlet yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

"HSU akan menjadi tuan rumah Porprov. Karena itu, kita harus mempersiapkan atlet-atlet terbaik sejak sekarang. Kegiatan seperti ini menjadi salah satu wadah untuk melihat potensi dan kemampuan para atlet yang nantinya bisa kita bina secara berkelanjutan,” ucapnya.

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut tidak hanya diikuti peserta dari Kabupaten HSU, tetapi juga diramaikan peserta dari sejumlah kabupaten di Kalimantan Selatan. Kehadiran peserta dari berbagai daerah menambah semarak kompetisi sekaligus memperluas kesempatan bagi atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding.

Sementara itu, orang tua asuh PODSI yang juga Camat Paminggir, Ahmad Yani, mengatakan lomba balap perahu naga dan perahu tradisional memiliki nilai strategis bagi pengembangan olahraga daerah. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat dan sarana pelestarian budaya lokal, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan olahraga sekaligus penjaringan atlet potensial.

“Untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, kegiatan ini diharapkan menjadi ajang untuk mencari dan menjaring bibit-bibit unggul olahraga perahu yang nantinya dapat kita bina dan persiapkan untuk menghadapi Porprov,” katanya.

Lomba tersebut diikuti peserta dari lima kabupaten, yakni Kabupaten Hulu Sungai Utara, Balangan, Hulu Sungai Selatan, Banjar, dan Barito Kuala. Keikutsertaan peserta dari berbagai wilayah menunjukkan tingginya minat terhadap olahraga perahu sekaligus memperkuat semangat persaudaraan antardaerah.

Secara keseluruhan, terdapat 107 tim yang ambil bagian dalam perlombaan, terdiri atas 31 tim perahu naga dan 76 tim perahu tradisional. Berdasarkan kategori peserta, perlombaan diikuti 48 tim putra, 8 tim putri, serta 20 tim ASN sesuai kategori yang diperlombakan.

Antusiasme masyarakat tampak mewarnai sepanjang jalannya perlombaan di kawasan Tugu Siring Itik Amuntai. Sorak-sorai penonton mengiringi para peserta yang menunjukkan kekompakan, kecepatan, serta strategi dalam mengayuh perahu hingga mencapai garis finish.

Selain menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, perlombaan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pembinaan olahraga perahu di Kabupaten HSU. Potensi atlet yang muncul dari kompetisi tersebut diharapkan dapat terus dibina sebagai persiapan menghadapi Porprov Kalimantan Selatan saat HSU menjadi tuan rumah.

Dengan memadukan unsur olahraga, budaya, dan hiburan masyarakat, lomba balap perahu naga dan perahu tradisional menjadi salah satu upaya menghidupkan kembali tradisi olahraga air di daerah. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat serta mendorong lahirnya atlet-atlet potensial dari Kabupaten HSU dan daerah lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....