Pengprov Orado Kalsel Siapkan “Training of Trainer” untuk Tambah SDM Wasit

  • 31 Agt 2026 01:25 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Domino Indonesia (Pengprov Orado) Kalimantan Selatan mengapresiasi pelaksanaan Kejuaraan Domino Merah Putih yang digelar Pengurus Cabang (Pengcab) Orado Kota Banjarmasin. Kejuaraan tersebut dinilai menjadi langkah positif dalam menjaga keberlanjutan kompetisi sekaligus pembinaan olahraga domino di Kalimantan Selatan.

Ketua Umum Pengprov Orado Kalsel, M. Rizwan Arifin, mengatakan kejuaraan yang digelar di tingkat kota mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Menurutnya, kompetisi secara berkala penting untuk memberikan ruang bagi atlet agar terus mengasah kemampuan dan pengalaman bertanding.

“Menurut kami, Pengcab Kota Banjarmasin sangat sukses menyelenggarakan pertandingan kejuaraan pada hari ini. Harapan kami untuk ke depannya terus melanjutkan gelaran turnamen-turnamen yang ada di Kota Banjarmasin,” ujar M. Rizwan Arifin, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Rizwan menilai semakin banyaknya kompetisi tentu perlu diiringi dengan kesiapan perangkat pertandingan yang memadai. Salah satu kebutuhan yang masih menjadi perhatian adalah ketersediaan wasit untuk mendukung pelaksanaan kejuaraan di berbagai daerah.

Menanggapi keterbatasan jumlah wasit yang disampaikan Pengcab Orado Kota Banjarmasin, Pengprov Orado Kalsel menyiapkan langkah untuk menambah sumber daya perangkat pertandingan. Upaya tersebut dilakukan melalui pelaksanaan pelatihan bagi calon wasit agar kebutuhan pertandingan dapat terpenuhi seiring meningkatnya jumlah kompetisi.

“Sebenarnya kami sebentar lagi juga akan mengadakan TOT lagi untuk penambahan wasit, memang dari Provinsi Kalimantan Selatan sendiri pun masih kekurangan wasit,” ucapnya.

Pengprov Orado Kalsel akan melaksanakan Training of Trainer (TOT) wasit dalam waktu dekat. Pelatihan tersebut ditujukan untuk meningkatkan jumlah wasit yang memiliki kompetensi dan dapat mendukung pelaksanaan berbagai kejuaraan domino di Kalimantan Selatan.

“Jadi dalam waktu dekat kami juga akan segera untuk melakukan training trainer untuk wasit, supaya semakin bertambah banyak wasit mengingat juga semakin meningkatnya kompetisi yang digelar,” katanya.

Selain memperkuat perangkat pertandingan, Pengprov Orado Kalsel juga mendorong pengurus cabang untuk memperluas sosialisasi olahraga domino. Sosialisasi diarahkan tidak hanya kepada masyarakat umum, tetapi juga ke lingkungan sekolah dan perguruan tinggi sebagai bagian dari upaya mengenalkan olahraga domino kepada generasi muda.

“Saat ini udah kita sampaikan juga ke teman-teman dari Pengcab juga untuk segera mensosialisasikan ke sekolah-sekolah, kampus. Dan kemarin baru saja, Pengcab Orado Kota Banjarmasin menggelar sosialisasi di UIN Antasari,” ujarnya.

Sosialisasi ke lingkungan akademisi menjadi salah satu langkah awal untuk memperkenalkan olahraga domino kepada kalangan muda. Pengprov Orado Kalsel berharap langkah tersebut dapat membuka peluang munculnya bibit atlet potensial sekaligus memperluas pembinaan olahraga domino di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....