Tim DVI Identifikasi Dua Jenazah Korban KM Virgo Asal Jawa Timur

  • 07 Okt 2026 06:52 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Tim Disaster Victim Investigation (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali mengidentifikasi jenazah korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak dua jenazah berhasil diidentifikasi pada Sabtu lalu, 3 Oktober 2026.

Korban pertama berhasil diidentifikasi sebagai Suroso (40), laki-laki asal Pamekasan, dan korban kedua Soni Marta Andika (44), laki-laki asal Banyuwangi. Kedua jenazah yang berasal dari Jawa Timur tersebut kini telah dipulangkan ke pihak keluarga.

Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan, Kombes Pol Nur Khamid, membenarkan identitas kedua jenazah korban KM Virgo tersebut. Keduanya merupakan jenazah dengan nomor PM 074 dan PM 077.

"Benar telah teridentifikasi kembali dua jenazah. Keduanya sudah dipulangkan ke keluarga," ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin, 5 Oktober 2026.

Ia menyebut saat ini pihaknya masih menunggu identitas korban lain yang tengah menjalani proses identifikasi melalui pemeriksaan DNA. Nantinya akan dilakukan konferensi pers bersamaan dengan tambahan identitas lainnya yang berhasil terungkap.

"Untuk press release memang belum dilaksanakan. Kita tunggu data dari korban lain yang dalam pemeriksaan DNA," katanya menambahkan.

Kedua korban berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI melalui data sekunder berupa ciri medis dan properti. Hal ini membuat proses pengenalan jenazah dapat dilakukan lebih cepat.

"Keduanya memiliki ciri medis dan properti yang cocok dengan data ante mortem keluarga. Sehingga lebih mudah dikenali dalam proses identifikasi," katanya.

Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kombes Pol dr. Moch. Sofwan, menyebut tambahan dua identitas korban baru tersebut menambah jumlah korban yang telah dipulangkan kepada keluarga. Hingga saat ini, tercatat sudah ada 65 korban yang berhasil diidentifikasi.

"Hingga saat ini, total ada 80 kantong jenazah yang kita terima. Jadi sisa 15 lainnya yang belum teridentifikasi," ucapnya.

Tim DVI Polda Kalsel pun telah mengirimkan 15 sampel DNA para korban KM Virgo yang belum teridentifikasi ke laboratorium forensik. Langkah ini diambil lantaran kondisi fisik jenazah membuat proses identifikasi langsung kian sulit dilakukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....