Kesehatan Keluarga Korban KM Virgo Menurun, FKIK ULM Buka Layanan Medis

  • 16 Sep 2026 17:28 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat bekerja sama dengan Pusat Studi Kepolisian ULM menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi keluarga korban KM Virgo Transport 8. Kegiatan medis ini difokuskan di Posko Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Layanan kesehatan tersebut disiagakan khusus untuk membantu para keluarga korban KM Virgo Transport 8 yang masih setia menanti kabar sanak saudarajya. Selain pemeriksaan fisik, tim gabungan juga membagikan berbagai jenis obat-obatan secara gratis bagi mereka yang membutuhkan.

Anggota Divisi Pengabdian Masyarakat Tim Bantuan Medis Calamus Scriptorius, Alisya Kimora Qurrota A’yun, menyebut keluhan pengunjung posko didominasi oleh tekanan darah tinggi, gejala asam lambung, dan penurunan daya tahan tubuh. Gangguan kesehatan tersebut dipicu oleh minimnya waktu istirahat serta pola makan keluarga yang tidak teratur.

"Kami melakukan cek kesehatan terutama bagi warga yang menunggu keluarganya. Awalnya kami berencana dua sampai tiga hari, tapi karena cukup banyak yang membutuhkan, kami berencana akan datang lagi," katanya, Selasa, 15 September 2026.

Penurunan kondisi fisik diakui langsung oleh salah seorang penunggu posko, Thania, yang telah bertahan di lokasi sejak Minggu sore, 13 September 2026. Thania terus menantikan kepastian kabar mengenai keberadaan dua orang keponakannya, Irfan dan Novan, yang ikut berlayar di dalam KM Virgo.

"Sudah tiga hari di sini, tidur tidak nyenyak, makan pun tidak teratur. Saya menunggu kabar keluarga saya yang jadi korban tenggelamnya kapal Virgo," ujarnya saat ditemui di posko.

Thania mengungkapkan bahwa keputusannya untuk bertahan di posko pelabuhan berdampak langsung pada kondisi fisiknya yang makin melemah. Selain keletihan mental, paparan kabut asap pekat di perjalanan dari rumahnya di wilayah Tanah Laut menuju pelabuhan turut memperburuk kondisi pernapasan.

"Dari hari Minggu jam 2 siang saya di sini. Kesehatan saya menurun karena kurang tidur, makan tidak teratur, ditambah asap kabut yang masih tebal," katanya.

Sementara itu hingga saat ini, sebanyak 129 korban musibah KM Virgo Transport 8 tercatat masih belum ditemukan oleh Tim SAR Gabungan. Oleh karena itu, puluhan keluarga memutuskan tetap bertahan di posko meski kondisi kesehatan mereka mulai menurun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....