Sejarah Panjang dan Perkembangan Hari Penyiaran Nasional

  • 01 Apr 2025 12:50 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin: Setiap tanggal 1 April, Indonesia memperingati Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas). Peringatan ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 9 Tahun 2019 oleh Presiden Joko Widodo. Hari Penyiaran Nasional menjadi momen penting untuk mengenang sejarah dan perkembangan dunia penyiaran di Indonesia.

Mengutip dari kpi.go.id, pemilihan tanggal 1 April sebagai Hari Penyiaran Nasional merujuk pada berdirinya lembaga penyiaran radio pertama milik pribumi, Solosche Radio Vereeniging (SRV), pada 1 April 1933 di Solo, Jawa Tengah. Lembaga ini diprakarsai oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Mangkunegoro VII, seorang tokoh yang berperan besar dalam perkembangan penyiaran di tanah air.

Sejarah penyiaran di Indonesia sendiri telah dimulai sejak tahun 1927. Pada saat itu, KGPAA Mangkunegoro VII menerima hadiah berupa pesawat radio penerima dari seorang Belanda. Keberadaan perangkat radio tersebut menjadi cikal bakal perkembangan penyiaran di Nusantara dan mendorong lahirnya lembaga penyiaran pertama di Indonesia.

Seiring waktu, pada 1 April 1933, didirikanlah Solosche Radio Vereeniging (SRV) di Kota Solo oleh KGPAA Mangkunegoro VII. Lembaga penyiaran ini menjadi tonggak awal bagi dunia penyiaran Indonesia. Berdasarkan sejarah tersebut, para pencetus Harsiarnas sepakat menjadikan tanggal berdirinya SRV sebagai hari lahirnya penyiaran nasional.

Penetapan Hari Penyiaran Nasional bukanlah proses yang singkat. Deklarasi pertama dilakukan pada 1 April 2010 di Surakarta, Jawa Tengah, sebelum akhirnya ditetapkan secara resmi melalui Keppres pada tahun 2019. Perjalanan panjang ini mencerminkan betapa pentingnya dunia penyiaran bagi masyarakat Indonesia.

Hari Penyiaran Nasional kini menjadi momentum refleksi bagi perkembangan industri penyiaran di Indonesia. Selain mengenang sejarah, peringatan ini juga menjadi ajang untuk mendorong kemajuan dan inovasi dalam dunia penyiaran agar terus berkontribusi bagi bangsa dan negara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....