Kementan RI Perkuat Swasembada Pangan Nasional hingga Kalsel

  • 23 Mei 2026 07:46 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Tanah Bumbu – Kementerian Pertanian (Kementan) melaksanakan Gerakan Tanam Serempak Nasional yang digelar secara serentak di 20 provinsi dengan total luasan mencapai 50.000 hektar. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.

Pelaksanaan gerakan tanam serempak pada Jumat (22/5/26) berlangsung lancar di berbagai wilayah Indonesia. Untuk Provinsi Kalimantan Selatan, kegiatan dipusatkan di Desa Salimuran, Kecamatan Kusan Tengah, Kabupaten Tanah Bumbu.

Kegiatan yang berlangsung di lahan CSR Brigade Pangan Sipodalle tersebut menjadi bagian dari percepatan tanam guna mendukung program swasembada pangan nasional berkelanjutan. Kegiatan diinisiasi Kementerian Pertanian melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementan, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang.

Gerakan tanam serempak ini merupakan pelaksanaan ke-6 pada lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) dan optimalisasi lahan (OPLAH) yang dilakukan secara nasional. Serta terhubung secara daring dengan lokasi utama di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa pelaksanaan tanam serempak merupakan langkah konkret dalam menjaga momentum produksi nasional di tengah tantangan perubahan iklim. "Kita pastikan tanam berjalan serentak di berbagai wilayah. Ini langkah nyata untuk menjaga produksi tetap stabil dan memastikan kebutuhan pangan nasional aman,” kata Mentan Amran.

Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Muhammad Arsyad, menyampaikan bahwa target tanam di Kalimantan Selatan pada hari ini mencapai 2.800 hektar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5 hektar dilaksanakan di lahan hasil pengolahan petani Brigade Pangan di Kabupaten Tanah Bumbu.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa gerakan tanam serempak menjadi langkah strategis. Hal ini untuk mempercepat pertanaman di berbagai wilayah agar target tanam bulan Mei dapat tercapai.

“Capaian produksi nasional saat ini mencapai 34,7 juta ton, tertinggi dalam sejarah, seiring intensifnya penyerapan gabah oleh Bulog di berbagai daerah,” ujar Idha.

Ia menambahkan, pertanaman pada lokasi OPLAH dan CSR diharapkan terus berjalan optimal guna meningkatkan indeks pertanaman menuju IP-200. “Gerakan tanam serempak diharapkan menjadi pemicu semangat petani untuk terus melakukan pertanaman, dengan dukungan pendampingan aktif penyuluh pertanian di lapangan,” katanya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Tanah Bumbu Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Andrianto Wicaksono, berharap adanya dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) guna membantu petani menghadapi tantangan banjir maupun kekeringan. Dalam mendukung keberhasilan program tersebut, BPPSDMP Kementan melalui BBPP Binuang terus melakukan pendampingan dan monitoring pelaksanaan kegiatan di lapangan bersama pemerintah daerah, petani, penyuluh pertanian, dan Brigade Pangan.

Melalui sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, Gerakan Tanam Serempak diharapkan mampu meningkatkan produksi pangan, memperkuat ketahanan pangan daerah. Serta mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....