Cara Mengatasi Mata Lelah akibat Terlalu Lama Menatap Layar

  • 04 Agt 2026 07:13 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Penggunaan jangka panjang perangkat digital seperti komputer, laptop, dan telepon pintar dapat menyebabkan mata terasa perih, lelah, kering, dan berair sehingga mengganggu kenyamanan dan produktivitas.
  • Computer Vision Syndrome (CVS) atau digital eye strain dapat dicegah dengan menerapkan kebiasaan kerja dan belajar yang tepat saat menggunakan layar digital.
  • Kementerian Kesehatan merekomendasikan langkah-langkah sederhana namun penting untuk menjaga kesehatan mata dan mengurangi risiko gangguan penglihatan akibat penggunaan perangkat digital.

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Penggunaan komputer, laptop, dan telepon pintar telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari di era digital. Namun, kebiasaan menatap layar dalam waktu lama dapat menyebabkan mata terasa perih, lelah, kering, hingga berair, sehingga berpotensi mengganggu kenyamanan dan produktivitas.

Dilansir dari upk.kemkes.go.id, mata lelah akibat penggunaan perangkat digital dapat dicegah dengan menerapkan kebiasaan yang tepat saat bekerja atau belajar di depan layar. Langkah-langkah sederhana ini penting dilakukan untuk menjaga kesehatan mata sekaligus mengurangi risiko Computer Vision Syndrome (CVS) atau digital eye strain.

Salah satu cara yang paling dianjurkan adalah menerapkan aturan 20-20-20, yakni setiap 20 menit menatap layar, alihkan pandangan selama 20 detik ke objek yang berjarak sekitar 20 kaki atau enam meter. Kebiasaan ini membantu mengurangi ketegangan pada otot mata yang bekerja terus-menerus.

Menjaga kelembapan mata juga tidak kalah penting. Penggunaan artificial tears atau tetes mata buatan sesuai anjuran tenaga kesehatan dapat membantu mencegah mata kering, terutama bagi pekerja yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer.

Selain itu, pastikan pencahayaan ruangan cukup dan tidak menimbulkan pantulan cahaya pada layar. Posisikan layar sekitar 50 hingga 70 sentimeter dari mata dengan letak sedikit lebih rendah dari garis pandang, serta gunakan ukuran huruf yang nyaman agar mata tidak cepat lelah.

Mata juga perlu diistirahatkan secara berkala setiap satu hingga dua jam. Penggunaan fitur blue light filter atau kacamata dengan lensa penyaring cahaya biru dapat menjadi pilihan untuk membantu mengurangi paparan cahaya biru dari perangkat digital.

Selain menjaga kebiasaan saat menggunakan gawai, penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih yang cukup agar produksi air mata tetap optimal. Jika keluhan mata perih, kering, atau penglihatan kabur tidak kunjung membaik, segera periksakan diri ke dokter mata untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....