Cara Mengobati dan Mencegah Influenza pada Anak

  • 11 Jul 2026 18:42 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Influenza dapat menyebabkan komplikasi serius pada bayi dan balita.
  • Pengobatan meliputi istirahat cukup, pemantauan suhu tubuh, obat antivirus sesuai anjuran dokter, dan pemenuhan cairan.
  • Vaksin influenza tahunan menjadi langkah pencegahan utama.
  • Cuci tangan dan hindari menyentuh wajah untuk mengurangi risiko penularan.
  • Segera periksakan anak ke fasilitas kesehatan jika gejala memburuk atau tidak kunjung membaik.

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Influenza merupakan infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan, mulai dari hidung, tenggorokan, hingga paru-paru. Penyakit yang disebabkan oleh virus influenza tipe A, B, dan C ini dapat menimbulkan komplikasi serius, terutama pada bayi dan balita.

Dilansir dari ayosehat.kemkes.go.id, penanganan influenza pada bayi dan balita dilakukan dengan beberapa langkah sederhana sesuai kondisi anak. Orang tua perlu memastikan anak memperoleh istirahat yang cukup agar tubuh memiliki waktu untuk memulihkan diri dan melawan infeksi.

Selain itu, suhu tubuh anak perlu dipantau secara berkala. Apabila mengalami demam, obat penurun panas dapat diberikan sesuai dosis yang dianjurkan oleh tenaga kesehatan.

Pada kondisi tertentu, dokter dapat memberikan obat antivirus seperti oseltamivir untuk membantu mengurangi keparahan dan memperpendek durasi gejala. Obat ini umumnya memberikan hasil yang lebih optimal jika diberikan dalam waktu 48 jam sejak gejala pertama muncul.

Pemenuhan kebutuhan cairan juga menjadi bagian penting dalam proses pengobatan. Bayi dan balita perlu mendapatkan ASI, susu formula, atau air minum yang cukup sesuai usianya agar terhindar dari dehidrasi.

Upaya pencegahan influenza dapat dilakukan melalui vaksinasi influenza setiap tahun. Vaksin menjadi salah satu cara paling efektif untuk mengurangi risiko tertular maupun mengalami gejala yang berat.

Selain vaksinasi, masyarakat juga dianjurkan menghindari kontak dengan penderita influenza, terutama saat terjadi peningkatan kasus. Kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir juga penting untuk mengurangi risiko penularan virus.

Tidak kalah penting, hindari kebiasaan menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum bersih. Apabila gejala influenza pada anak tidak membaik atau justru semakin berat, segera bawa ke fasilitas pelayanan kesehatan agar memperoleh penanganan yang tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....