Stigma Psikolog Masih Jadi Tantangan dalam Layanan Kesehatan Mental

  • 03 Jun 2026 19:57 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Stigma masih menjadi penghalang masyarakat berkonsultasi ke psikolog
  • Psikolog memiliki peran berbeda dengan psikiater, konselor, dan teman curhat
  • Konsultasi psikolog merupakan langkah berani untuk menjaga kesehatan mental

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Stigma terhadap layanan psikolog masih menjadi hambatan bagi sebagian masyarakat untuk mencari bantuan kesehatan mental. Padahal, konsultasi dengan psikolog dapat menjadi salah satu cara untuk meredakan dan mengelola emosi yang dirasakan seseorang.

Hal tersebut disampaikan Muhammad Rezki, M.Psi., Psikolog, anggota Himpunan Psikolog Indonesia Kalimantan Selatan, dalam program Ngobrol Bareng Komunitas di RRI Pro1 Banjarmasin, Selasa 2 Juni 2026. Ia menegaskan masih terdapat anggapan keliru di masyarakat bahwa orang yang datang ke psikolog pasti mengalami gangguan kejiwaan.

“Ini merupakan mitos yang masih cukup sering ditemui di masyarakat. Padahal siapa saja dapat berkonsultasi ke psikolog untuk menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan mentalnya,” ujar Muhammad Rezki.

Rezki menjelaskan, psikolog memiliki peran yang berbeda dengan psikiater, konselor, maupun teman curhat. Masing-masing memiliki fungsi tersendiri, namun psikolog berfokus pada asesmen dan penanganan psikologis secara profesional dan berbasis keilmuan.

“Teman curhat memang bisa memberikan dukungan sosial yang penting,” katanya. “Namun penanganan masalah psikologis tertentu membutuhkan pendekatan profesional yang terukur dan berbasis keilmuan.”

Ia menambahkan, edukasi mengenai kesehatan mental perlu terus diperluas agar masyarakat lebih memahami manfaat konsultasi psikolog. Dengan pemahaman yang baik, individu diharapkan dapat mengambil langkah yang tepat saat menghadapi tekanan hidup maupun persoalan emosional.

“Mencari bantuan psikolog bukan tanda kelemahan, melainkan bentuk keberanian untuk merawat diri sendiri,” ujar Muhammad Rezki. “Kesehatan mental yang terjaga akan mendukung kehidupan yang lebih sehat, produktif, dan berkualitas.”

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....