Kesadaran Kesehatan Mental Meningkat, Konsultasi Psikolog Semakin Penting

  • 03 Jun 2026 18:37 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Konsultasi ke psikolog sebaiknya dilakukan sejak masalah mulai muncul
  • Psikolog membantu melalui asesmen, konseling, dan intervensi psikologis
  • Mencari bantuan psikolog merupakan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Konsultasi ke psikolog sebaiknya dilakukan sejak masalah mulai terasa mengganggu, tidak menunggu hingga kondisi menjadi berat. Hal itu disampaikan Anggota Himpunan Psikolog Indonesia Kalimantan Selatan, Muhammad Rezki, M.Psi., Psikolog, dalam program Ngobrol Bareng Komunitas di RRI Pro1 Banjarmasin, Selasa 2 Juni 2026.

Rezki menjelaskan, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, masih banyak orang yang belum memahami waktu yang tepat untuk mencari bantuan profesional.

“Banyak orang menunggu sampai masalahnya sangat berat baru datang ke psikolog,” ujar Muhammad Rezki. “Padahal bantuan yang diberikan sejak dini justru lebih efektif untuk membantu seseorang mengelola masalahnya.”

Menurutnya, psikolog berperan membantu individu memahami pikiran, emosi, dan perilaku yang memengaruhi kehidupan sehari-hari. Pendampingan dilakukan melalui asesmen psikologis, konseling, hingga intervensi yang disesuaikan dengan kebutuhan klien.

“Datang ke psikolog bukan berarti seseorang mengalami gangguan jiwa,” kata Muhammad Rezki. “Konsultasi adalah bentuk kepedulian terhadap kesehatan mental, sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik.”

Ia menjelaskan, beberapa tanda seseorang perlu berkonsultasi antara lain mengalami stres berkepanjangan, sulit mengendalikan emosi, gangguan tidur, hingga masalah yang mengganggu pekerjaan atau hubungan sosial. Selain itu, peristiwa berat seperti kehilangan orang terdekat atau konflik keluarga juga menjadi alasan untuk mencari bantuan profesional.

“Semakin cepat seseorang mendapatkan bantuan yang tepat, semakin besar peluang untuk kembali berfungsi secara optimal,” ucapnya. “Tidak perlu menunggu sampai benar-benar terpuruk untuk berkonsultasi dengan psikolog.”

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....