Orang Tua Perlu Bijak Mengatur Penggunaan Gawai pada Anak
- 30 Mei 2026 19:57 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pembatasan waktu menatap layar gawai atau screen time pada anak usia di bawah lima tahun menjadi perhatian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Langkah ini diperlukan agar perkembangan motorik, kognitif, dan sosial anak dapat berlangsung secara optimal pada masa emas pertumbuhan.
Melansir keslan.kemkes.id, bayi berusia di bawah dua tahun tidak dianjurkan mendapatkan akses gawai sama sekali. Sementara itu, anak usia tiga hingga empat tahun disarankan menggunakan gawai tidak lebih dari satu jam per hari dengan pendampingan orang tua.
Penerapan pembatasan penggunaan gawai dapat dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua dapat membuat jadwal khusus bebas gawai untuk mendorong interaksi dan aktivitas bersama di rumah.
Selain mengatur penggunaan gawai pada anak, orang tua juga perlu memberikan contoh yang baik. Mengurangi penggunaan ponsel saat berada di dekat anak dapat membantu membangun kebiasaan yang lebih sehat.
Anak usia di bawah lima tahun juga tidak dianjurkan terlalu lama duduk diam menonton televisi atau berada di kereta bayi. Mereka membutuhkan waktu yang cukup untuk bergerak aktif serta mendapatkan kualitas tidur yang baik.
Sebagai alternatif, orang tua dapat mengajak anak melakukan berbagai aktivitas non-layar yang menyenangkan. Membaca buku, bernyanyi, menggambar, atau bermain puzzle dapat membantu merangsang perkembangan otak dan kreativitas anak.
Aktivitas di luar ruangan juga menjadi pilihan yang baik untuk mendukung pertumbuhan fisik dan kemampuan sosial anak. Bermain bersama teman sebaya dapat membantu anak belajar berinteraksi dan mengembangkan keterampilan motorik.
Penerapan aturan penggunaan gawai secara konsisten sejak dini penting untuk mencegah dampak negatif paparan layar yang berlebihan. Kebiasaan hidup aktif yang dibangun sejak kecil dapat menjadi bekal bagi kesehatan fisik dan mental anak di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....