Media Sosial Berpengaruh Besar terhadap Mental Remaja

  • 20 Mei 2026 18:04 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Media sosial diibaratkan seperti pisau bermata dua yang memberikan pengaruh besar terhadap kondisi psikologis dan perkembangan mental remaja di Kalimantan Selatan. Penggunaan platform digital tanpa kontrol dinilai berpotensi memicu berbagai persoalan emosional pada remaja.

Isu tersebut dibahas dalam program siaran “NGOBRAS (Ngobrol Bareng Komunitas)” di RRI Pro1 Banjarmasin bersama Eva Noorlatifah, M.Psi., psikolog dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Kalimantan Selatan, Selasa, 19 Mei 2026. Dalam pemaparannya, Eva menegaskan pentingnya pendampingan orang tua dalam penggunaan media sosial oleh remaja.

Menurutnya, platform digital dapat memberikan manfaat positif apabila digunakan secara bijak dan proporsional. Namun, penggunaan yang berlebihan tanpa pengawasan dapat berdampak buruk terhadap kesehatan mental remaja.

Eva menjelaskan bahwa fenomena fear of missing out (FOMO), perundungan siber (cyberbullying), hingga kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain menjadi ancaman serius di ruang digital. Kondisi tersebut dapat memicu kecemasan, tekanan emosional, hingga gejala depresi pada remaja.

Ia juga menyoroti perilaku menyimpang remaja di luar rumah yang kerap muncul akibat kurangnya komunikasi dalam keluarga. Sebagian remaja dinilai mencari validasi dari lingkungan luar karena minimnya perhatian dan kehangatan di rumah.

Menurut Eva, remaja membutuhkan ruang aman untuk didengar dan dipahami oleh keluarga. Komunikasi yang sehat dan terbuka dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga kesehatan mental anak.

HIMPSI Kalimantan Selatan berkomitmen terus menggaungkan edukasi psikologis kepada masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong terciptanya lingkungan sosial yang suportif bagi perkembangan emosi dan mental remaja.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....