Sakit Gigi Tak Ditangani Picu Nyeri dan Risiko Infeksi
- 22 Apr 2026 10:34 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Sakit gigu masih menjadi salah satu keluhan kesehatan yang paling sering dialami masyarakat. Kondisi ini kerap dianggap sepele. Padahal jika tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan rasa nyeri hebat. Rabu, 22 April 2026.
Keluhan sakit gigi umumnya disebabkan oleh gigi berlubang yang tidak mendapatkn perawatan. Lubang pada gigi akan terus berkembang dan mengikis lapisan gigi secara perlahan hingga mencapai saraf.
| Baca juga: Sisa Akar Gigi Berpotensi Sebabkan Infeksi |
Dokter gigi umum, drg. Muhammad Rizki Ridho, menjelaskan bahwa penyebab utama sakit gigi adalah lubang yang tidak dirawat sejak dini. Kondisi tersebut dapat berkembang menjadi peradangan pada saraf gigu yang menimbulkan rasa sakit hebat.
“Untuk menentukan apakah gigi masih bisa dipertahankan atau harus dicabut, kita harus melihat bagaimana sisa jaringan gigi tersebut, jika gigi sudah tinggal sisa akar, maka harus dicabut. Akan tetapi, jika masih terdapat jaringan sehat, gigi tersebut masih bisa dipertahankan melalui perawatan saluran akar,” ujarnya
Ia menambahkan, pencabutan gigi menjadi pilihan terakhir apabila kondisi gigi sudah tidak memungkinkan untuk dipertahankan dan berpotensi menjadi sumber infeksi. Gigi yang hanya tersisa akar, misalnya, harus segera dicabut untuk mencegah penyebaran infeksi ke bagian lain.
“Sementara itu, gigi dengan kondisi berlubang namun masih memiliki struktur yang cukup kuat dapat ditangani dengan perawatan saluran akar atau penambalan. Hal ini lebih baik karena dapat mempertahankan fungsi gigi secara optimal,” ucapnya.
Pencabutan gigi dalam kondisi sedang sakit juga memiliki sejumlah risiko, seperti infeksi yang dapat menyebar melalui luka bekas pencabutan. Efektivitas obat bius yang berkurang akibat peradangan, serta proses penyembuhan yang cenderung lebih lama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....